🐻 BONUS CHAPTER 3 🔞⚠️💐🦊

983 43 10
                                    

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sesuai janjiku, boncap ini full nsfw 🥵🔞 buat yang minor be a wise ⚠️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sesuai janjiku, boncap ini full nsfw 🥵🔞 buat yang minor be a wise ⚠️

Edisi malam pertama pengantin baru dan malam Jumat Roarrrr 🥵🔥🔥🔞
Enjoy ~~

-----------

Sampai di dalam rumah Haze, Haze melepaskan ciumannya, air liur itu keluar bersamaan, Gavriel mengusap air liur dari ujung bibir Haze. Haze menatap sekeliling rumahnya, ada yang berbeda tata letaknya karena setelah di huni oleh penghuni selain keluarganya, rumah ini terasa asing bagi Haze. Haze hanya diam tertegun di dalam gendongan Gavriel, Gavriel bingung dengan ekspresi Haze.

"Kenapa sayang??"

"Mas, kenapa rumah ini terasa asing??"

"Karena udah lama kamu tidak datang ke rumah ini, kamu harus adaptasi dari awal lagi sayang, setelah lama tidak di huni, lalu berganti dengan penghuni lain, semuanya pasti berbeda. Tenang aja, mulai sekarang rumah ini rumah kita. Jadi, nanti adek bisa dekor ulang sesuai dengan yang adek mau, ok??"

Haze menatap mata Gavriel dengan tatapan bahagia, ada genangan air mata bahagia di mata indahnya. Gavriel tersenyum manis untuk menghibur mood Haze supaya tidak turun dan mengacaukan adegan romantis yang ingin ia bangun di rumah ini.

Gavriel mencoba mencium bibir Haze lagi, namun di tahan oleh Haze.

"Unpacking dulu ga sih Mas??"

"Mau sekarang??"

"Iya, setelah itu baru kita main."

"Ga cape??"

Haze berbisik ke telinga sang dominant.

"Ga akan cape kalo main sama Mas, justru aku kangen banget."

Suara mendayu, halus serta menggoda dan di akhiri dengan kecupan di pipi sang dominant membuat Gavriel makin terpacu untuk melucuti pakaian Haze sekarang juga, namun Haze minta turun karena ia butuh membongkar pakaiannya dan merapikan semuanya.

Butuh kurang lebih 2 jam untuk meng-unpacking 4 kopernya, 2 milik Haze dan 2 milik Gavriel. Semuanya rapi dan hampir selesai berkat kerjasama tim yang sangat kompak antar pasusu ini. Haze pun sudah berganti baju dengan pakaian yang sangat mengundang seluruh setan dalam diri Gavriel berkumpul dan siap menerkam si cantik. Oversize T-shirt no pants cuma celana dalam dengan kaos yang cukup pendek sehingga membuat setiap gerak gerik Haze membuat Gavriel salah fokus.

Forbidden Love or Fate Love ?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang