Disclaimer :
-BXB
-ALL FICTION (jgn kebawa rl)
-CW // TW // NSFW 🔞
-Fantasy
-Harsh words
-Ignore time stamp and typos
-Photo by pinterest, twt, and more
-Give me feedback (be wise reader)
- jika ada kesamaan, kemiripan nama tokoh, cerita atau apapu...
Waktu menunjukkan pukul 17.00, waktunya Gavriel pulang ke rumahnya. Gavriel tidak sabar memberitahu kesayangannya itu.
Selisih waktu 5 jam, di Jerman sekarang jam 1 siang. Haze mungkin sedang istirahat. Gavriel mengirim pesan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gavriel menyalakan mobilnya, mungkin Haze masih sibuk, Gavriel pulang ke rumahnya. Kali ini, ia hanya ingin sampai di apartemennya dan chattingan dengan Haze.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sampai di parkiran apartemen, Haze belum balas chatnya. Apa Haze sangat sibuk sampe ia tidak bisa membaca chatnya?? Ahh lagi-lagi nafas panjang terdengar dari Gavriel. Gavriel masuk ke dalam lift dengan keadaan lesu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gavriel menaruh tas kerjanya sembarang tempat, berjalan melewati lorong apartemennya sambil membuka beberapa kancingnya dengan kasar, Gavriel butuh Haze saat ini. Nafasnya berat tanpa ada kabar dari kekasihnya itu. Untuk mencapai satu hari pun, Gavriel tidak sabar, apalagi 3 bulan jika ia tidak ajukan cuti?? Gavriel tidak bisa membayangkannya.
Sampai kamar, dengan keadaan telanjang dada, ia merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil menatap langit-langit kamarnya. Di otaknya hanya "Haze, Haze dan Haze." Dia bisa gila tanpa kabar Haze.
Gavriel mengirim pesan kepada Haze lagi untuk memancingnya, Gavriel sangat tau kelemahan Haze. Ia ambil ponselnya dan mengirimkan satu foto kepadanya, berharap Haze akan langsung membalasnya.