Hari Minggu adalah hari terakhirnya untuk menikmati hari santai tanpa berkas-berkas.
Gavriel bangun sambil menatap jendela.
Gavriel merenung, lebih tepatnya melamun, mengingat apa yang semalam ia mimpikan.
"Kenapa wajah cowok kecil itu terus ada di mimpi gue ?? Cowok kecil tengil itu ?? Hah.. gue ga percaya." Gumamnya
Mengingat mimpi itu membuatnya smirk dan geli.
Gavriel berjalan menuju kamar mandi, ia membersihkan tubuhnya setelah itu keluar kamar dan pergi ke dapur untuk memasak sarapan.
Bayangan wajah cowok kecil tengil itu masih terus mengikuti kemanapun Gavriel pergi.
"Ini cowo kecil tengil pelet gue kali yaa ?? Kenapa bayangan dia terus ada di hadapan gue ??" Ucapnya kesal
Setelah memasak sarapannya, ia ingat bahwa kemarin ia sempat mengambil kartu nama dari Azalea Florist.
Gavriel langsung pergi keatas mengambil kartu nama itu dan kembali ke meja makan.
![]()
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain. Bukan Gavriel kalo ga banyak akal, ia mengirim pesan ke nomor handphone di kartu nama tersebut.
![]()
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
![]()
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kebetulan pagi itu Haze baru keluar dari kamarnya, wangi sabun dan sedikit parfum tercium dari tubuh adiknya itu."Dek, ada pembeli chat sama mba, dia minta nomor kamu. Boleh mba kasih atau ga ??" Tanya Luna hati-hati

KAMU SEDANG MEMBACA
Forbidden Love or Fate Love ?
FanficDisclaimer : -BXB -ALL FICTION (jgn kebawa rl) -CW // TW // NSFW 🔞 -Fantasy -Harsh words -Ignore time stamp and typos -Photo by pinterest, twt, and more -Give me feedback (be wise reader) - jika ada kesamaan, kemiripan nama tokoh, cerita atau apapu...