9. Brownies

1.5K 95 7
                                        

Dua hari berlalu setelah pertemuan nya dengan laki-laki mesum dan gila menurut Aruna. Di Minggu pagi ini Aruna mendapat kan hari libur nya. Pekerjaan yang Aruna jalani sangat sulit untuk mendapatkan libur di hari weekend. Aruna hanya akan mengisi reguler nanti malam, dan pagi sampai sore nanti Aruna akan menghabiskan waktunya untuk mencoba resep baru. Meskipun Aruna sedikit tomboy namun Ia sangat suka memasak terutama membuat kue. Pagi ini Aruna akan berbelanja untuk membeli kebutuhan bahan kue yang akan Ia buat.

"Aruna kamu mau kemana?" Tanya bunda Zira saat mendapati Aruna sudah memakai hijabnya.

"Runa mau ke pasar bunda, Runa mau buat fudgy brownies nyobain resep baru."

"Oh yaudah. Bunda ikut yah? Bunda sekalian mau belanja buat makan siang nanti."

"Gausah Bunda istirahat aja di rumah nanti Aruna yang belanja semua yah?"

"Beneran?"

"Iyah bunda. Udah bunda Istirahat aja jangan lupa sarapan." Sahut Runa memegang kedua bahu Zira dan menuntunnya untuk duduk di kursi.

"Yaudah iya. Kamu juga belum sarapan loh Runa."

"Runa mau makan bubur aja Bun nanti di pasar." Sahut nya sambil memakai helm.

"Yaudah hati-hati." Jawab Zira melambaikan tangannya.

Aruna mengendarai motor nya dengan kecepatan sedang. Ia akan pergi ke pasar dan membeli bahan-bahan kue dan juga keperluan memasak untuk bunda nya. Terbiasa hidup mewah dahulu, awalnya membuat Aruna kaget dengan kondisi pasar yang seadanya, lantai nya yang kotor belum lagi jika hujan akan becek. Aruna sempat kaget dengan kondisi baru yang Ia alami setelah kepergian ayah nya. Namun begitulah Aruna gadis ceria, yang mampu menutupi segala luka nya. Meskipun Ia kaget dengan kondisi nya yang miskin tapi Aruna selalu terlihat kuat di depan bunda dan adik nya. Aruna sering kali menguatkan sang adik bahkan bunda nya ketika mengeluh dengan kondisi nya yang serba pas-pasan.

Berjalan menelusuri jalanan pasar yang sedikit becek karena semalam tadi telah hujan. Kali ini sudah menjadi hal biasa yang sering Aruna lakukan. Dengan membawa tas belanjaan nya Aruna mencari bahan-bahan yang akan Ia beli. Butuh waktu satu jam lebih Aruna berbelanja, kini Ia kembali menuju parkiran untuk pulang.

Sesampainya di rumah Aruna langsung melaksanakan aksi nya untuk mencoba resep baru yang Ia dapat kan dari sosial media nya. Mencampur kan semua bahan sesuai instruksi dari video, Aruna melakukan nya dengan cekatan karena baking adalah hal yang sering Aruna lakukan sedari dulu dengan bunda nya. Bedanya saat ini Ia melakukan nya dengan alat yang seadanya dan sederhana tidak seperti dulu dimana Aruna dan bunda nya memiliki peralatan dapur yang lebih canggih dan juga kumplit.

 Bedanya saat ini Ia melakukan nya dengan alat yang seadanya dan sederhana tidak seperti dulu dimana Aruna dan bunda nya memiliki peralatan dapur yang lebih canggih dan juga kumplit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aruna menatap hasil karya nya dan mencobanya. "Ahh enakkk wah gila Aruna Lo jago banget emang." Ucap Aruna setelah mencoba brownies buatannya sendiri. Menikmati rasanya dengan senyuman yang berbinar menandakan Ia bangga dengan hasil karya nya.

Arsya & ArunaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang