22. Cemburu

1.6K 45 5
                                        

Dengan tergesa Arsya keluar dari mobil nya tanpa memperdulikan Bella yang berada di samping nya. Terlihat jelas di raut wajah Arsya yang begitu khawatir saat melihat Aruna yang hampir tertabrak mobil.

"Sayang kamu mau kemana?" Panggil Bella saat melihat Arsya keluar dari mobil nya namun Arsya tidak menjawab pertanyaan Bella Ia lebih memilih pergi menghampiri Aruna.

Dengan cepat Arsya berlari menghampiri Aruna. Namun seketika langkah nya terhenti saat Ia melihat Aruna berpelukan dengan laki-laki lain di hadapan nya.

"Aruna!" Panggil Arsya.

Aruna terkejut mendapati Arsya yang kini berada di hadapannya.

"Arsya." Ucap Aruna setelah melepaskan pelukannya.

Dengan segera Arsya menghampiri Aruna dan menarik sosok laki-laki yang berada di samping Aruna.

"Berani-beraninya Lo meluk dia! bugh." Ucap Arsya dengan emosi juga satu pukulan telah Arsya berikan di pipi Bian.

"Anjing! Bugh." Balas Bian menonjok kembali Arsya. "Lo siapa anjing?" Tanya bian dengan emosi saat tiba-tiba mendapat pukulan di pipi nya.

"STOP ARSYA STOP!" Jerit Aruna berusaha menghentikan Arsya. "Aswhhh" dan berusaha berdiri dengan menahan sakit karena luka di kaki nya.

"Lo gak perlu tau gue siapa, yang jelas jangan pernah Lo deketin Aruna!" Ancam Arsya menarik kerah baju Bian.

"Stop!" Ucap Aruna berusaha memisahkan Arsya dan juga Bian.

Belum sempat berhasil memisahkan pertengkaran tersebut Aruna sudah tidak kuat dengan kondisi tubuh nya yang demam, juga perut nya yang semakin terasa sakit belum lagi kaki nya yang terluka hingga membuat Aruna terjatuh pingsan di hadapan Arsya dan juga Bian.

"Aruna." Panggil Arsya dan juga Bian terkejut saat Aruna terjatuh pingsan.

Arsya dan juga Bian menghampiri Aruna namun Bella dengan cepat menahan tangan Arsya.

"Sayang kamu ngapain sih?" Tanya Bella menahan tangan Arsya.

"Argghh sial." Kesal Arsya mengacak-acak rambut nya saat Ia menyadari ada Bella di samping nya.

Dengan sigap bian menggendong Aruna dan membawa Aruna ke dalam mobil nya dan membawa nya ke rumah sakit. Sedangkan Arsya hanya mampu memperhatikan gerak gerik Bian yang berhasil menggendong istri nya tersebut.

"Kita pulang." Ucap Arsya menarik tangan Bella.

"Kenapa? Kita kan mau makan malam." Tanya Bella tidak terima karena tiba-tiba Arsya membatalkan janji makan malam nya.

"Aku ada urusan. Jadi kita pulang sekarang." Ucap Arsya dengan nada bicara nya yang ketus.

"Kamu kenapa sih? Perempuan itu siapa?" Tanya Bella saat mereka sudah berada di dalam mobil.

Arsya tidak memperdulikan pertanyaan Bella Ia langsung mengendarai mobil nya.

"Arsya kamu denger gak sih aku ngomong? Perempuan itu siapa?"

"Bell please gausah nanyain hal yang bikin aku tambah pusing."

"Dia selingkuhan kamu? Kamu selingkuh Arsya?"

Tidak perduli dengan perkataan Bella Arsya tetap menjalankan mobil nya dengan cepat. Setelah sampai di apartemen Arsya langsung meminta Bella turun dari mobil nya.

"Sampai, nanti kita ngobrol aku harus pergi sekarang." Ucap Arsya.

Dengan kesal Bella membuka seat belt nya lalu keluar dari mobil Arsya dengan terburu. Sedangkan Arsya langsung kembali mengendarai mobil nya pergi menuju rumah sakit terdekat dimana kemungkinan Aruna di bawa oleh laki-laki tersebut.

Arsya & ArunaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang