Sesuai dengan janji nya pada Aruna sekarang Nando sudah berada di Singapura. Sebelum menemui Aruna Nando memilih untuk pergi ke mall untuk membelikan beberapa perlengkapan dan kebutuhan Aruna. Membeli pakaian, bantal hamil, dan tidak lupa Ia membelikan Aruna susu ibu hamil.
Nando seperti layak nya suami yang siaga karena membelikan banyak keperluan ibu hamil.
"Mbak saya ambil yang ini yah." Ucap Nando memberikan satu baju hamil kepada pelayan toko.
"Baik pak. Ada lagi?"
"Eumm tolong pilihin yah mbak baju ibu hamil semua model saya beli."
"Baik pak saya bantu."
Nando mengangguk dengan penuh senyuman. "Aku gak akan biarin kamu kesusahan Aruna, akan aku usahakan bahagia kamu." Gumam Nando.
Setelah selesai memilih pakaian ibu hamil Nando pergi ke supermarket untuk membeli susu ibu hamil dan beberapa makanan camilan untuk Aruna serta stok bahan makanan kedepan. Nando melakukannya sendiri dengan penuh semangat.
Senyuman di wajah nya membuat semua orang terpaku. "Buat istri nya yah pak?" Tanya seseorang saat Nando memasukkan beberapa kotak susu ibu hamil di keranjang nya.
Nando mengangguk kecil dan tersenyum. "Wahh beruntung sekali istrinya di perhatikan sebegitunya sampai beli susu banyak gitu. Pasti untuk stok kedepannya yah pak?"
"Iya Bu. Untuk stok beberapa minggu kedepan."
"Yaampun semoga langgeng yah pak pernikahan nya."
"Terimakasih Bu." Sahut Nando, wajah nya seketika berubah menjadi datar.
"Sorry sya, seenggaknya Lo izinin gue untuk jadi Lo sebentar aja." Ucap Nando memandang kepergian ibu-ibu yang menanyainya.
Setelah mengelilingi supermarket, kini Nando telah selesai dengan tiga troli besar di depannya dan siap untuk membayar nya.
Ia akan langsung pergi menemui Aruna dan malam nanti Ia akan mengajak Aruna dinner dan menghabiskan waktu berdua bersama Aruna kekasih impian Nando.
Setelah 30 menit berlalu Nando kini telah sampai di rumah yang di tempati oleh Aruna. Dengan beberapa bawaannya Nando di bantu oleh Glen asisten Nando yang selama ini membantu nya untuk menjaga Aruna.
Belum sempat mengetuk pintu Nando di kaget kan oleh Aruna yang sudah membuka pintu. "Loh kak Nando?" Ucap Aruna terkejut.
"Hai Aruna." Sapa Nando dengan senyuman manisnya.
"Yaampun kak ko bisa pagi-pagi udah disini? aku aja belum mandi baru bangun hehe."
"Ini udah jam 10 Aruna." Aruna tersenyum malu. "Gak papa aku kan udah janji saat aku libur aku akan temanin kamu disini."
"Ka gapapa ko aku kan ada mbok Raya dia baik banget sering bantuin aku." Sahut Aruna ragu.
"Gak papa sesekali. Yaudah sana mandi nanti kita makan siang bareng."
Aruna mengangguk ragu. "Yaudah aku ke atas dulu ka."
Nando mengangguk tersenyum melihat kepergian Aruna. Lalu Ia mendudukkan badannya di sofa. Setelah nya Ia memanggil mbok Raya.
"Mbok..."
"Iya den?"
"Mbok sehat?"
"Sehat den Alhamdulillah."
Nando mengangguk tersenyum. "Yaudah mbok tolong masakin yah mbok nanti kita makan siang bareng."
"Baik den sebentar yah."
KAMU SEDANG MEMBACA
Arsya & Aruna
RomanceDISCLAIMER ‼️⚠️ : Cerita ini hanya fiktif belaka, apabila terdapat kesamaan nama tokoh, karakter, dan tempat dalam cerita ini, ini hanya kebetulan semata tidak ada unsur kesengajaan dari penulis. Hidup penuh dengan kesederhanaan mungkin adalah hal b...
