Bab 17

91 14 2
                                        

Begitu tiba di Grand Indonesia, Joe langsung menghubungi Alissa untuk mengetahui dimana posisi perempuan itu berada. Sebenarnya bisa saja Joe langsung menuju bioskop dan memberi kejutan, tapi takutnya Alissa tidak ada di sana. Jadi, lebih baik ia pastikan saja keberadaan Alissa.

Namun, panggilan pertama Joe tidak dijawab oleh Alissa. Joe jadi sedikit khawatir dan mencoba kembali memanggil. Begitu panggilan kedua dijawab Joe langsung menanyakan keberadaan perempuan itu, "Alissa, kamu dimana? Aku sudah sampai GI."

"Serius?" terdengar suara Alissa yang terkejut tidak percaya Joe beneran menyusul ke Grand Indonesia, "Aku lagi di Uniqlo. Dokter Joe dimana?"

"Aku dekat situ. Kamu jangan kemana-mana ya."

"Oke."

Joe langsung pergi ke lantai Uniqlo berada. Kemudian membalas lambaian tangan Alissa yang sudah menunggu di depan store tersebut. Saat menghampiri Alissa, Joe memperhatikan penampilan perempuan itu yang selalu santai.

Kali ini, Alissa mengenakan kaos turtleneck berwarna ungu yang dipadukan dengan celana loose jeang warna blue snow dan sneakers putih. Rambutnya disanggul dengan jepitan rambut. Jelas itu penampilan khas Alissa yang entah kenapa selalu menarik perhatian Joe.

"Aku benar-benar gak percaya kalau dokter bakal datang ke sini," ucap Alissa begitu Joe berdiri di hadapannya, "Kirain cuman bercanda."

"Mana mungkin aku bercanda buat nemuin kamu, Alissa. Kebetulan juga ada di sekitar sini."

"Oh gitu." Alissa manggut-manggut, lalu teringat sama panggilan Joe yang tidak sempat dijawab tadi, "Oh iya dok tadi maaf aku gak angkat telepon yang pertama, soalnya lagi nyobain baju."

"Gak apa-apa. Aku cuman mau mastiin kamu ada di mana." Joe memperhatikan Alissa yang tidak memegang apa-apa, sepertinya perempuan itu tidak membeli apa-apa, "Tapi, kenapa kamu ada di sini? Bukannya mau nonton film."

Alissa diam cukup lama. Karena sebenarnya Alissa sengaja pergi ke Uniqlo untuk menunggu Joe. Percaya atau tidak begitu mendapatkan chat dari Joe, Alissa yang hampir sama bioskop pun langsung pergi mencari tempat lain. 

Cuman masalahnya sekarang Alissa bingung harus menjawab apa. Karena tidak mungkin Alissa bilang kalau di sini karena menunggu Joe beneran datang atau tidak. Jadi, diamnya Alissa saat ini tengah memikirkann alasan yang logis dan tidak bikin Joe curiga.

"Baru mau, dok. Sebenarnya aku juga gak tahu mau nonton apa engga. Soalnya aku ke sini tuh habis ketemu sama teman mamah yang pesan kue buat acara gitu."

Alissa tidak bohong soal ketemu dengan teman mamahnya. Alissa memang diminta oleh Intan untuk menemui temannya yang memesan cookies untuk arisan. Karena Alissa males untuk pulang ke Bekasi jadi mampir dulu ke Grand Indonesia.

"Terus aku belum mau pulang. Jadi, keliling di sini dulu buat cari sesuatu yang cocok." Alissa menadahkan tangannya yang tidak pegang apa-apa, "Tapi, aku gak nemu apa-apa."

Alissa menyengir kikuk setelah memberikan alasan kepada Joe kenapa ada di Uniqlo. Alissa berharap Joe percaya dengan alasan yang diberikannya. Karena sejauh ini apa yang barusan ia ucapkan masih tergolong logis dan bisa diterima.

Sementara, Joe berusaha menahan senyum selama mendengarkan Alissa bicara. Joe tahu kalau Alissa berbohong. Karena bola mata perempuan itu bergerak tidak menentu, dan tidak ingin mentap Joe selama memberikan alasan.

Sejak ketemu lagi dengan Alissa dan sering bicara berdua, Joe mulai tahu kebiasaan yang dilakukan oleh Alissa ketika bicara. Alissa akan selalu menatap Joe penuh percaya diri kalau sedang membicarakan sesuatu yang jujur. Tapi untuk yang ini tidak. Joe tidak tahu kenapa Alissa berbohong, tapi ia pastikan Alissa tidak sedang menutupi sesuatu yang buruk darinya.

Love, MaybeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang