Bab 50

33 6 0
                                        

Joe masuk ke dalam gedung dengan perasaan tidak karuan. Kalau sampai benar Kenan yang menikah di sini adalah teman kuliah Alissa, maka tamatlah sudah hidup Joe. Karena sudah pasti Alissa akan marah besar kalau bertemu dengan Joe di sini. Apalagi kalau sampai tahu yang sebenarnya, jangan harap Joe bisa bujuk Alissa dengan kata-kata dan sikap manis.

Sambil berjalan menuju meja VIP tamu undangan, dimana sahabatnya berkumpul, Joe mengedarkan pandangan ke sekitar dalam gedung. Memastikan apakah Alissa ada di sini atau tidak. Namun, karena tamu yang datang banyak sekali sampai mengantri untuk salaman dan makan membuat Joe kesulitan untuk mencari keberadaan Alissa yang mungkin ada di sini.

Sekarang hanya satu hal yang bisa Joe lakukan, yaitu berdoa semoga Alissa tidak ada di sini. Berharap kalau Kenan yang menikah dengan Kamila bukanlah teman kuliah perempuan itu. Joe juga berencana akan segera pergi begitu sudah bertemu dengan pengantin.

"Joe, darimana aja sih? Gue cariin dari tadi?" tanya Gisel melihat Joe menarik kursi di sampingnya, lalu duduk, "Malah ngilang."

Joe yang masih memperhatikan tamu yang hadir langsung menoleh mendengar suara Gisel, "Habis ngerokok, terus ke mobil ambil parfum biar gak kecium baunya."

Gisel berdecak sebal, "Lama banget. Lo habisin rokok satu bungkus apa gimana?"

"Sekalian angkat telepon dari rumah sakit," jawab Joe sambil melihat lagi para tamu yang ada di gedung, "Biasa ada urusan yang harus diberesin."

Joe menghembuskan nafas lega setelah melihat beberapa tamu yang hadir dan tidak menemukan Alissa sama sekali. Itu berarti teman kuliah perempuan itu yang bernama Kenan bukan yang menikah dengan Kamila, adik Jojo. Perasaan Joe seketika tenang.

"Oh iya, Joe. Daritadi gue ngelihatin satu cewek yang mirip banget sama Alissa, ya," ucap Gisel sambil menunjuk seorang perempuan yang baru turun dari pelaminan, "Nah, itu orangnya. Sumpah mirip banget Alissa."

Joe yang tadinya sudah tenang pun kembali tegang bersamaan dengan Nando dan Rizky yang tersedak usai Gisel bilang melihat seorang perempuan yang mirip Alissa. Mau tidak mau Joe mengikuti arah telunjuk Gisel untuk melihat apakah yang dikatakan Gisel benar adanya.

Kedua mata Joe membulat sempurna, terkejut saat mengetahui bahwa perempuan yang ditunjuk Gisel adalah Alissa. Dari kepala sampai kaki Joe tahu kalau itu adalah Alissa. Seketika jantung Joe berdebar kencang, bukan karena perasaan bahagia melihat Alissa, melainkan takut keberadaannya diketahui perempuan itu.

"Apalagi tadi gue lihat tuh cewek ngobrol lama banget sama Kamila di pelaminan, terus akrab juga sama Kenan," lanjut Gisel yang membuat Joe berkeringat.

Bagaimana tidak akrab dengan Kenan, kalau lelaki itu adalah teman kuliah Alissa dan pernah dekat dengan perempuan itu saat kuliah dulu. Tapi, sekarang bukan waktunya membahas itu, karena ada hal yang jauh lebih penting untuk Joe lakukan yakni tidak ketahuan Alissa.

"Berarti cewek yang gue lihat waktu ambil minum sama buah beneran Alissa dong," celetuk Nando yang membuat Joe langsung menatapnya.

"Kamu lihat Alissa ada di sini, tapi gak bilang?" ucap Joe cemas.

Nando menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil menyengir merasa bersalah, "Gue mau bilang, tapi keburu Gisel yang bilang. Ya, gue juga gak yakin itu Alissa soalnya lihat sekilas, kehalangan tamu."

Tanpa sadar Joe berdecak. Meski begitu, Joe tidak bisa berhenti memandangi Alissa yang kelihatan sedang mencari seseorang. Siapa yang perempuan itu cari?

Namun, Joe tidak peduli. Ia memerhatikan perempuan itu sambil menenangkan diri dari kegusaran yang melanda perasaannya. Kini, Alissa sedang mengantri di stand es krim. Terlihat Alissa beberapa kali memasang wajah kesal karena antriannya diserobot orang lain.

Love, MaybeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang