MAD ( 47 )

3.3K 287 26
                                        

Kediaman Jung.





"Kamu tidur di kamar ini ya Sayang, jika butuh apa - apa panggil Mommy, kamar Mommy di sebelah" Ucap Taeyong mengusap lembut bahu Haechan.





"Baik Mommy" Haechan menganggukan kepala tersenyum kepada Taeyong.






"Dan -" Taeyong terlihat kebingungan sembari menggigit bibirnya menatap sekelilingnya.






"Kenapa Mommy?" Tanya Haechan menatap bingung Taeyong.








"Bi - bisa tidak suatu saat pe - pertemukan Mommy dengan Jeno" Lirih Taeyong menunduk.






Haechan sedikit terkejut dan ia teringat tentang tes DNA Jeno dan Taeyong serta Jaehyun yang memiliki kecocokan tingkat tinggi.






"Baik Mommy, Haechan akan bantu Mommy bertemu dengan Jeno"
"Oh ya, Mommy juga punya cucu dari Jeno juga" Haechan tersenyum menatap Taeyong.





"Apa?" Taeyong terkejut terbelalak.




"Haechan bisa memanggil calon menantu Mommy, Omega dari Jeno karena kami dekat"

"Tapi untuk Jeno sepertinya akan memakan sedikit waktu di karenakan dia bekerja di perusahaan Haechan dan karena Haechan sedang sakit seperti ini pasti dia sedikit susah karena terlalu sibuk"

"Tapi tidak apa, Haechan akan usahakan Jeno untuk datang kesini" Jelas Haechan tersenyum menggengam tangan Taeyong.





"Jadi Mommy punya cucu lagi?" Tanya Taeyong terisak menggengam erat tangan Haechan.





"Iya Mommy, namanya Jisung dan dia sepupu Chenle, umur mereka tidak jauh beda" Jawab Haechan terkekeh.





"Pertemukan Mommy dengannya" Taeyong memeluk Haechan dan menangis di pelukan Haechan.






"Mommy tenang dulu, Haechan akan memanggilnya besok untuk datang, hari ini Mommy istirahat yang cukup agar besok Mommy bisa dengan puas bertemu dengan calon menantu Mommy dari Jeno" Haechan terkekeh.






"Janji ya, kamu juga jangan pergi tiba - tiba, Mommy benar - benar akan marah padamu" Taeyong mengerucutkan bibirnya.





Haechan tertawa gemas dan mengusap lembut lengan Taeyong.





"Mulai hari ini dan seterusnya Haechan percaya Mommy dan Mae, Haechan akan memberitahu kalian apapun"

"Asal Mommy jaga rahasia dulu dari Mark" Haechan tersenyum menatap sendu Taeyong.






"Mommy janji" Taeyong tersenyum mengusap lembut pucuk kepala Haechan.





"Momm" Chenle berlari kecil menghampiri Haechan dan memeluk kaki Haechan.






"Aigooooo, Cucu Halmeoni sudah mandi" Taeyong terkekeh dan mengecup pucuk kepala Chenle.






"Jiiii" Chenle tersenyum menunjuk Jaehyun yang berjalan mendekati mereka.






"Kalian tahu, Ternyata cucuku ini bicaranya cukup banyak" Jaehyun tertawa dan menggendong Chenle.






"Benarkah, apa yang dia katakan kepadamu sayang?" Tanya Taeyong memeluk pinggang Jaehyun.






"Menceritakan tentang Mommynya" Jaehyun terkekeh mengecup gemas pipi Chenle.




Chenle ikut tertawa sembari mencubit pipi Jaehyun.





MAD ( MarkHyuck )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang