Mark menatap datar Haechan saat memasuki kamar dan mendapati Haechan sudah berpakaian rapi.
"Kemana?" Tanya Mark datar.
"Baru saja aku mau memberitahumu sayang, aku mau pergi ke butik bersama Mae, sekaligus menjemput Chenle"
"Kamu tahukan putramu itu cerewet sekarang" Jawab Haechan terkekeh sembari merapikan surainya di depan cermin.
"Benar hanya kebutik?" Tanya Mark dengan tegas.
Haechan berbalik dan mengerutkan dahi dan berjalan mendekati Mark yang sudah memakai seragamnya itu.
"Kenapa kamu curiga sekali kepadaku, eum?" Tanya Haechan mengecup gemas bibir Mark.
"Kamu masih belum sepenuhnya pulih"
"Tubuhmu masih banyak memar dan lubangmu masih bengkak" Mark mendengus berat.
"Aigoo, suamiku cerewet juga seperti Chenle, aigoo" Haechan mencubit gemas pipi Mark.
"Pulang kapan?" Tanya Mark mengalihkan pandangannya.
"Jemput aku di rumah Mae ya" Haechan beralih mencubit dada Mark dan berlari keluar kamar.
Mark berjalan mengikuti Haechan yang kini tengah mengeluarkan barang yang ia cari dari dalam kotak di lemari di ruang keluarga.
"Cari apa?" Tanya Mark berkecak pinggang menatap Haechan.
"Kunci mobilku sayang, mobilku kan masih ada di tempat ini" Jawab Haechan sembari mencari kuncinya.
Mark merogoh sakunya dan mengeluarkan Kunci dari sakunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MAD ( MarkHyuck )
Hayran Kurgu(🚫🚫❌❌ DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENIRU, TERINSPIRASI❌❌🚫🚫) Pengejaran seorang pembunuh berantai dan penyelundupan narkoba berujung panjang. Seorang Kapten militer harus turun tangan dan ikut bertugas dalam Tim khusus Militer yang menangani kejaha...
