Kediaman Jung.
Mark dan Jeno saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang terkejut namun keduanya terlihat saling menyembunyikan tatapan tersebut.
“Akhirnya semua Anak Mommy berkumpul” Taeyong terlihat begitu senang dengan membawa Cake berukuran besar dengan hiasan 2 boneka di bagian Cake tengah dan 4 Boneka kecil di bagian depan Boneka tersebut.
Cake tersebut menggambarkan berkumpulnya dan utuhnya kembali Keluarga Jung dengan adanya Jeno yang kembali pulang ke sisi mereka.
“Mark, sapa adikmu, kenapa diam saja dari tadi” Taeyong menghampiri Mark.
Mark pun menghela nafas pelan dan perlahan mendekati Jeno.
Walau Mark masih terkejut dengan apa yang terjadi di hadapannya saat ini, dan juga walau Haechan sudah memberi tahunya entah kenapa dia lebih terkejut melihat Jeno secara langsung yang kini berdiri di hadapannya meskipun ia sudah pernah bertemu Jeno sebelumnya.
“Selamat datang kembali Jeno - ah” Ucap Mark tersenyum tipis kepada Jeno dan mengulurkan tangan kepada Jeno.
Jeno mengatupkan bibirnya dan perlahan mendekat mengabaikan tangan Mark yang terulur kepadanya, seketika Jeno memeluk Mark dan tesenyum tepis sembari menepuk punggung Mark.
Mark terlihat terkejut sembari membalas pelukan Jeno.
“Terimakasih sudah menyambutku dengan baik Hyung, maaf aku tidak mengenali Hyung sebelumnya, Maaf juga aku tidak mengingat banyak tentang masalalu kita, aku harap Hyung bersabar dan tidak marah tentang itu” Jelas Jeno.
Mark kembali terkejut dengan ucapan Jeno yang baginya tidak terduga, ya ia kira sebelumnya Jeno akan terdengar begitu kaku saat bertemu dengannya tapi ini berbeda, Jeno saat ini memang Persis dengan Jeno adiknya waktu kecil dulu.
Jeno akan selalu meminta maaf lebih dulu, entah itu dia salah ataupun benar dia akan meminta maaf dan memeluknya.
“Maafkan aku juga untuk waktu itu, aku harap kau tidak dendam dengan Hyungmu ini” Jawab Mark melepas pelukan Jeno dan mengusap lembut pucuk kepala Jeno.
“Baik Hyung” Jeno tersenyum menunjukan deretan giginya.
“Anak Mommy” Taeyong memeluk keduanya dan menuntun Jeno serta Mark untuk sedikit membungkuk, lalu mengecup kepalanya mereka bergantian.
Singkat cerita.
Haechan dan Jaemin menatap gemas Jisung dan Chenle yang tengah mewarnai buku gambar milik Chenle, dimana Chenle merapikan apa yang di warnai oleh Jisung.
Sedangkan Jisung mewarnai bagian inti di buku gambar tersebut.
“Bukankah Chenle sangat pintar, Haechan - ah”
“Dia seperti mu, lihat cara menggambarnya dengan crayon seperti itu apakah kamu yang mengajarinya?” Tanya Jaemin menatap kagum Chenle.
“Tidak, dia sudah seperti itu saat pertama kali aku memberinya buku gambar dan crayon itu”
“Aku juga terkejut kenapa anakku ini memiliki bakat yang sama sepetiku” Jawab Haechan tersenyum gemas menatap Chenle.
KAMU SEDANG MEMBACA
MAD ( MarkHyuck )
Fanfiction(🚫🚫❌❌ DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENIRU, TERINSPIRASI❌❌🚫🚫) Pengejaran seorang pembunuh berantai dan penyelundupan narkoba berujung panjang. Seorang Kapten militer harus turun tangan dan ikut bertugas dalam Tim khusus Militer yang menangani kejaha...
