MAD ( 76 )

291 34 1
                                        

Mark mengerutkan dahi menatap kebersamaan Haechan dan Hendery yang terlihat sangat dekat, yang dimana Hendery memeluk lengan Haechan saat duduk bersantai di dekat pantai.




"Hei" sapa Mark berdiri di belakang mereka berdua.



Haechan mendongak ke atas dan tersenyum menatap Mark yang kini berada di belakang, Hendery pun mendengus berat dan menoleh kebelakang menatap Mark yang sedang menganggu kebersamaannya dengan Haechan.




"Dia istriku Hyungsunim, kenapa kedekatanmu dengannya sangat intim?" Tanya Mark mendekatkan kepala di antara Haechan dan Hendery.



"Dia tetap adikku, mau bagaimanapun kita sedarah dan sekandung, ada larangan kah aku bersama adikku sendiri" Gerutu Hendery mendorong kepala Mark untuk menjauh.




Mark berpindah duduk di samping Hendery dengan Hendery yang terhimpit antara dirinya dan Haechan.




"Minggir, sempit" Protes Hendery melirik sinis Mark.




Haechan tertawa dan berpindah di antara Mark dan Hendery lalu menggengam tangan mereka sembari menatap keluar.




"Haechan bahagia sekali memiliki kalian" Ucap Haechan tersenyum bahagia menatap bergantian Mark dan Hendery.



Mark pun tersenyum gemas dan mengecup pipi Haechan berulang kali, namun tidak untuk Hendery, Hendery terlihat menatap sendu Haechan.



Penjelasan Johnny dan semua kasus yang sudah hampir bertahun - tahun terjadi mulai menghantui pikirannya serta kejadian Siang tadi juga membuatnya terbayang tentang Haechan yang membunuh para korban sebelumnya.




*********





Dini Hari.




Haechan baru saja menidurkan Chenle di ranjang, yang dimana mereka baru saja pindah kamar dengan kamar yang memiliki Twin bad.



Entah kenapa Chenle tiba - tiba saja mulai rewel dan manja kepadanya.

MAD ( MarkHyuck )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang