Hotel.
Haechan termenung di Bathroom sembari menutup wajahnya.
Tubuhnya yang semakin menggigil dan panas membuat akal sehatnya menjadi kacau.
Pikiran buruk sering menghantui pikirannya.
"Ini kacau aku semakin kacau" Gumam Haechan.
"Sayang, kamu di dalam?" Panggil Mark.
Haechan melirik pintu Bathroom, sungguh ia terasa begitu berat menjawab Mark dan juga membuka pintu untuk Mark.
"Kamu tidak apa?" Tanya Mark lagi.
Perlahan Haechan bangkit memaksakan dirinya dan perlahan membuka pintu Bathroom dengan wajah lesu dan pucatnya.
Saat pintu terbuka, Mark terkejut melihat Haechan yang terlihat begitu kacau dengan surai yang acak - acakan dan juga wajah dan bibie yang pucat.
"Hei, Kenapa jadi semakin parah sepeeti ini, sunggu aku tidak tahan lagi, kita ke rumah sakit sekarabg" Tegas Mark.
Haechan menggelengkan kepala dan berjalan lemas menuju ranjang.
Mark yang terlihat menuntun Haechan dengan menatap sendu Haechan.
"Kepalaku semakin pusing, tapi mataku tidak mau tertutup"
"Aku tidak kuat" Lirih Haechan merasa benar - benar aneh dengan dirinya.
"Iya kita harus kerumah sakit sayang, ini harus di tangani oleh ahlinya" Mark semakin panik.
Bughhh....
Haechan memukul keras pipinya hingga membuat dirinya tersungkur ke ranjang.
"Sayang!" Mark terlihat Shock, dimana ia melihat Haechan seperti orang gila yang memukul dirinya sendiri.
Haechan terbaring lemas dengan darah yang keluar dari hidungnya serta matanya yang perlahan mulai terasa berat.
*******
Siang harinya.
Rumah sakit.
Mark terlihat begitu cemas dan kedua orang tua Haechan serta Kedua orang tuanya, tampak sedang menunggu Doyoung keluar dari ruang ICU.
Yang dimana sebelumnya Haechan berada di IGD namun di pindahkan oleh Doyoung karena suatu hal yang belum.di ceritakan kepada Mark atau keluarganya.
Klek...
Doyoung keluar dari ICU dengan wajah sendunya.
"Hyung" Mark berlari kecil menghampiri Doyoung.
"Kondisi Haechan sedang kritis" Ucap Doyoung menatap sendu Mark.
Mark dan semua keluarganya terkejut mendengar ucapan Doyoung.
"Hanya demam kan Hyung, kenapa bisa sampai Kritis seperti ini?" Tanya Mark gelisah.
"Dia tidak hanya demam Mark, dia sedang hamil" Jawab Doyoung menahan tangisnya menatap Mark.
KAMU SEDANG MEMBACA
MAD ( MarkHyuck )
Fanfiction(🚫🚫❌❌ DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENIRU, TERINSPIRASI❌❌🚫🚫) Pengejaran seorang pembunuh berantai dan penyelundupan narkoba berujung panjang. Seorang Kapten militer harus turun tangan dan ikut bertugas dalam Tim khusus Militer yang menangani kejaha...
