Halaman belakang Kediaman Jung.
Mark dan Hendery serta Johnny dan Jaehyun tengah berbicara serius di gazebo kaca yang tidak jauh dari meja makan di halaman tersebut.
Sedangkan Taeyong terlihat sibuk bersama pelayannya mempersiapkan hidangan untuk makan siang hari ini.
Disisi lain.
Haechan terus memeluk Ten dan menenggelamkan wajah di dada Ten seolah bermanja dengan Ten layaknya seperti Chenle bermanja dengannya.
"Sayang, malam ini tidur di rumah ya, Mae ingin lebih lama lagi bersamamu" Pinta Ten mengusap lembut kepala belakang Haechan.
"Apakah Haechan punya kamar sendiri Mae?" Tanya Haechan perlahan melepas pelukan Ten.
"Kenapa bertanya seperti kamu orang asing bagi Mae, kamu anak Mae, anak yang paling Mae cintai"
"Tentu saja kamu punya kamarmu sendiri, semua barang masa kecilnu masih tersimpan rapi di kamarmu"
"Jika Mae rindu padamu, Mae akan tidur di kamarmu" Tegas Ten sedikit kesal dengan pertanyaan Haechan.
"Hanya saja aku merasa asing dengan diriku sendiri Mae, Mae mengingat semuanya, sedangkan Haechan tidak"
"Jadi Haechan mempertanyakan tentang Haechan sendiri, Apakah Haechan pantas untuk kembali kerumah dalam kondisi Haechan yang seperti ini" Haechan menunduk murung.
Ten meraih kedua pipi Haechan dan mencubit gemas pipi Haechan.
"Kamu tidak boleh berbicara seperti itu, kamu anak Mae, Putra Mae, apapun yang kamu lakukan Mae akan tutup mata"
"Jadi jangan bicarakan ini, nanti malam kamu pulang dan menginap dirumah"
"Bawa Mark dan Chenle, kita makan malam bersama"
"Mae akan masakan makanan kesukaanmu" Jelas Ten tersenyum gemas menatap Haechan.
KAMU SEDANG MEMBACA
MAD ( MarkHyuck )
Fiksyen Peminat(🚫🚫❌❌ DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENIRU, TERINSPIRASI❌❌🚫🚫) Pengejaran seorang pembunuh berantai dan penyelundupan narkoba berujung panjang. Seorang Kapten militer harus turun tangan dan ikut bertugas dalam Tim khusus Militer yang menangani kejaha...
