MAD ( 70 ) END S2

4.1K 206 78
                                        

Malam harinya.







Haechan berdiri di depan Lift yang dimana ia ingin mencari udara segar setelah sedari tadi terus berada di kamar.








Ting

Lift pun terbuka.








Saat hendak memasuki lift, langkahnya terhenti saat ia melihat seorang Pria bertubuh tinggi berdiri di depannya.





Perlahan Haechan mendongak dan sedikit terkejut saat ia melihat Mark ada di depannya.






“Hei, sayang” Sapa Mark mendorong koper dan tas besarnya lalu menjatuhkan tasnya saat keluar dari Lift.







Haechan memundurkan langkahnya dan merentangkan tangan kepada Mark.






Mark menggendong Haechan ala bayi koala dan mengecup bibir Haechan serta menghirup dalam ceruk leher Haechan.







“Ekhem” Ten berdeham dan berdiri tidak jauh dari mereka.






Mark dan Haechan terkejut, mereka segera menoleh untuk melihat siapa yang berdiri tidak jauh dari mereka.






“Mae” Panggil Mark san Haechan bersamaan.








“Turun” Tegas Ten meminta Haechan untuk turun.







Haechan mengerucutkan bibirnya dan perlahan turun dari gendongan Mark.







“Masuk” Perintah Ten menatap tajam Haechan.







Haechan tertunduk murung dan berjalan menuju kamar sembari melirik sekilas Mark.








Setelah Haechan memasuki kamar Ten tersenyum tipis kepada Mark.






“Untuk hari ini batasi interaksi dulu ya, Mae mau bersama Haechan sebelum kalian menikah”

“Jadi Mark tolong mengerti ya” Jelas Ten sedikit tegas..







“Baik Mae tidak masalah” Mark membungkuk hormat.








“Kalau begitu Mae masuk dulu” Ten melambaikan tangan sekilas dan berlalu masuk kedalam kamar.








Mark menghela nafas berat dan berlalu menuju kamarnya yang tidak jauh dari kamar Haechan.










Saat hendak memasuki kamar, Mark menoleh ke arah lift dan melihat Johnny mertuanya dan kedua orang tuanya keluar dari Lift.









“Eh Mark baru sampai?” Tanya Taeyong kepada putranya itu.







“Iya Mom” Jawab Mark tersenyum kepada Taeyong.







“Daddy, Daddy Johnny” Sapa Mark membungkuk hormat kepada Jaehyun dan Johnny.







“Istirahatlah Mark, Besok akan menyita energimu” Johnny terkekeh dan berlalu memasuki kamar Haechan.






“Hei cepat Masuk, Mommy dan Daddy juga ingin sekamar denganmu” Taeyong terkekeh mendorong Mark pelan untuk segera masuk.













Ketiganya memasuki kamar, dan Mark terkejut saat kamar tersebut terdapat 1 ranjang berukuran King Size.








“Ranjang ini muat sayang?” Tanya Jaehyung meletakan kedua koper di dekat lemari.







MAD ( MarkHyuck )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang