MAD ( 41 )

3.8K 271 88
                                        

Chenle memejamkan netranya menikmati susu yang dari Haechan sembari menggenggam tangan jari Haechan dengan kuat.






Mark yang melihat Haechan begitu fokus dengan Chenle membuatnya gelisah dan menghela nafas berulang kali.







Haechan yang mulai risih dengan Mark yang terlihat gelisah tersebut membuatnya melirik datar Mark di hadapannya.









"Kenapa?" Tanya Haechan datar.









"Chenle kapan selesainya?" Tanya Mark menatap lesu Haechan.








"Sebentar lagi, kenapa?" Tanya Haechan semakin ketus.








"Aku mau makan bersamamu, aku sudah lapar, Chenle sudah bisa makan, ayo kita makan bersama saja" Rengek Mark bak seorang anak kecil.









Haechan menggelengkan kepalanya dan beralih menatap Chenle yang kini tengah menatapnya.











"Lele sayang, susu nya sudah ya, Ayo makan dulu Daddy sudah menunggu ini" Haechan menatap gemas Chenle.







Chenle melepas puting Haechan dan mendusal manja di dada Haechan.






Haechan merubah posisi Chenle dengan gendongan ala bayi koala.







"Ayo makan" Haechan terkekeh dan bangkit dari duduknya membawa Chenle menuju ruang makan.









"Aaaaaa" Chenle berteriak senang dan terus mendusal manja di dada Mark.








Di belakang Haechan, Mark terus mengekor dan menatap malas punggung Haechan, dimana ia merasa kesal sedari pagi Haechan terus fokus dengan Chenle tanpa mempedulikannya.







Saat berada di ruang Makan Mark mengambil alih Chenle dan menghendong Chenle dalam pelukannya.







"Sekarang sama Daddy" Mark terkekeh mengecup gemas pipi Chenle.






Haechan hanya tersenyum dan mulai mempersiapkan makan siang untuknya dan untuk Mark serta Chenle.








Mark mendudukan Chenle di kursi balita di sampingnya.






Haechan menghampiri Chenle dan Mark yang sudah duduk di kursi meja makan sembari menatapnya.

Ia pun terdiam menatap Chenle dan Mark yang memiliki kemiripan saat menatapnya saat ini.








Mark meraih piring miliknya dan membantu Haechan menata makanan di meja.








Haechan mendudukan diri di samping Mark san menatap heran Mark yang menjauhkan Chenle darinya, dimana Chenle tepat di samping Mark dan Mark berada di sampingnya.








"Ayo makan sayang, aku sudah lapar" Mark meraih alat makannya dan bersiap menyantap makanannya bersama Haechan.








Haechan pun hanya menganggukan kepala dan mulai meraih alat makannya.















Selama Haechan menikmati Makanannya, Mark menghalangi jarak pandang Chenle kepada Haechan hingga membuat Chenle hanya menatap punggung Mark.







"Sayang, hari ini mau nonton film bersama?" Mark menatap gemas Haechan.






"Boleh, mau nonton apa?" Tanya Haechan beralih menatap Mark.






MAD ( MarkHyuck )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang