MAD ( 62 )

3.6K 223 28
                                        

Pukul 3 pagi.








Mark terduduk di tepi ranjang sembari berkutat dengan ponselnya.

Yang dimana ia baru saja mendapatkan banyak berita tak terduga hari ini.








Terdiri dari penemuan kerangka tulang yang di duga seorang omega berserakan di jalan dan terlindah oleh beberapa truk yang lewat.







Berita lainnya tentang Omega lain di temukan di kuliti dan di gantung di sebuah toko daging yang belum buka, menjadikan pemilik toko tersebut sebagai tersangka.







Berita terakhir penemuan 2 omega di dalam sebuah lemari pendingin milik beberapa konsumen dan mengakibatkan toko elektronik terbesar mengalami kebrangkutan karena penemuan tersebut.







Lalu banyak sekali berita dari para warga korea yang mengatakan bahwa tersangka pembunuhan berantai adalah kelompok besar yang tidak akan bisa pernah di kalahkan atau militer sekalipun.








“Emhhh Daddy” Panggil Haechan bangun dari tidurnya dan memeluk Mark dari belakang.










Haechan melirik ponsel Mark yang tengah membaca berita terbaru di ponsel itu, dan sedikit terkejut saat berita itu tengah membicarakan kelompok besarnya itu.








“Sayang lihat apa?” Tanya Haechan mencoba mengalihkan perhatian Mark, dimana Mark terlihat begitu fokus membaca berita itu.








Haechan perlahan bangkit dan meraih pelan ponsel Mark lalu mendudukan diri di pangkuan Mark dengan melingkarkan kedua tangan di leher Mark.








“Ah tidak sayang, notifikasi Grup besat membuatku terbangun dan aku sedang membaca semua artikel ini” Jawab Mark tersenyum gemas menatap Haechan sembari melingkarkan kedua tangan di pinggang ramping Haechan.









“Sayang entah kenapa aku tidak bisa tidur jika tidak ada kamu disisiku?”

“Jika sisiku kosong, aku pasti terbangun” Jelas Haechan mengecup lembut pipi Mark dan berganti mengecup netra Mark.










Mark tertawa gemas dan meremas lembut pinggang ramping Haechan.









“Maka jangan pernah tinggalkan aku lagi, karena yang jauh lebih tertekan jika kamu tidak ada di sisiku, itu adalah aku” Jawab Mark.








Mark mencium dan melumat lembut bibir Haechan.







Haechan meremas dan menyisir lembut surai belakang Mark.







“Oh ya, pagi ini aku ada meeting lagi tapi hanya di kota saja, antar aku ya sayang, nanti jemput aku saat aku sudah selesai”

“Hari ini pakai mobilku saja, okey?” Jelas Haechan dengan manja.








“Eung” Mark mengecup gemas kening Haechan.









“Aku mau pamer, Daddynya Chenle kepada semua orang dan aku berencana ajak Chenle juga, aku mau kamu membawanya juga ke markasmu agar saat aku pulang aku melihat kalian berdua, boleh ya?” Tanya Haevhan dengan nada cepat.









Mark tertawa gemas dan menggigit gemas ceruk leher Haechan.







“Aw” Rengek Haechan.








MAD ( MarkHyuck )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang