MAD ( 68 )

1.8K 128 49
                                        

Malam harinya.







Haechan memasuki Kamar Suite yang sudah ia pesan sebelumnya sembari melepas dasinya dan melemparnya ke segala arah.





Alin memungut dasi Haechan dan meminta seorang Pelayan yang ia sewa menyiapkan air hangat untuk Haechan berendam dan juga meminta staff Hotel menyiapkan Cemilan untuk Haechan.








“Dimana Dokter Doyoung?” Tanya Haechan menghempaskan tubuhnya di atas sofa.







“Aku disini” Sapa Doyoung berada di belakang Alin.

Haechan melirik Doyoung dan tersenyum kepada  Doyoung.








Doyoung mendekati Haechan dan mulai mendudukan diri di samping Haechan untuk memeriksa kondisi Haechan.







“Tolong Dokter biarkan aku bercinta dengan Mark, boleh ya?” Haechan memohon kepada Doyoung dan menatap sendu Doyoung.







“Baiklah tapi tidak sekarang, hanya malam pertama saja”

“Tapi sebelum kalian melakukan malam pertama aku akan mengedukasi kalian berdua, gaya apa saja yang di perbolehkan” Jawab Doyoung sembari mengecek denyut nadi Haechan.







Alin yang mendengar itu menahan tawanya.










Tak berselang lama Doyoung selesai menyuntikan Obat kepada Haechan.







“Oke sudah selesai semua, tidak perlu lagi infus, dan hanya suntikan saja setiap 2 hari sekali” Ucap Doyoung merapikan barang - barangnya.







Haechan menganggukan kepala dan perlahan bangkit dari duduknya.





“Istirahatlah Dokter, nikmati Fasilitas Hotel” Haechan membungkuk hormat kepada Doyoung.






“Oke, kau juga istirahat ya” Doyoung menganggukan kepala dan berlalu keluar dari kamar Haechan.





Haechan pun menghela nafas berat dan berlalu masuk ke area ranjang di ikuti Alin yang sedang berkutat dengan Pad nya.






“Hyungnim, ada Omega yang di kirimkan ke kamar anda, dan katanya Omega ini hadiah dari Ceo Guan untuk melayani anda”

“Kita apakan Omega ini?” Tanya Alin menunjukan Video seorang Omega berada di Lift dengan hanya memakai Bathrobe di temani 1 Anak buah Haechan.






Haechan menghela nafas berat lagi dan berbalik menatap datar Alin.






“Baik saya akan bawa masuk Omega itu dulu” Alin terlihat paham dengan tatapan Haechan.






Ting tong…

Bel kamar hotel Haechan.







Pelayan yang di sewa oleh Alin mulai membuka pintu kamar tersebut.





1 Anak buah Haechan mengawal Omega yang dikatakan Alin sebelumnya untuk masuk kedalam kamar Haechan.





Haechan berlalu keluar menuju area ruang santai sembari melinting lengan pakaiannya dan membuka 1 kancing kemejanya.





“Selamat malam Seo Sajangnim, saya Sujin Omega yang di beli oleh Guan Sajangnim sebagai hadiah untuk anda” Omega bernama Sujin itu terlihat menyamarkan tegangnya menatap Haechan dengan peluh yang membasahi keningnya.





MAD ( MarkHyuck )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang