Selamat hari raya buat yang merayakan,
Mon maaf lama baru keluar kandang...
Happy reading !!!
Aletta Pov
Aduh ya ampun aku bahagia sekali rasanya, mas Dipo mau menyentuhku malam tadi,
Terima kasih Tuhan mas Dipo telah kembali ke dirinya yang pertama ku mengenalnya, banyak kejadian yang sangat lucu bagiku sekaligus menyenangkan,
Ini jadi mood booster banget pokoknya, setelah aku disentuh dia, sebenarnya masih sangat gatel banget itu yang dibawah, tapi aku masih malu untuk meminta lagi takut mas Dipo tak mau menyentuhku untuk ke dua kalinya kalau aku bilang,
Ya wajar dong aku takut karena dulu saja berhenti di tengah jalan, sekarang pun tak menyangka takutnya mas Dipo kesurupan doang atau sambil mabuk tapi aku gak mencium bau alkohol saat ciuman,
Jadi aku ikuti alurnya semau dia, nyatanya adegan di toilet itu tak dilanjutkan malah mas Dipo meminta ku untuk mandi bareng di dalam bathtube,
Kami berdua masuk karena ternyata mas Dipo minta dimandikan jadi aku mandikan dia, awalnya punggungnya ku gosok lembut sambil senyam senyum tadi sudah orgasme dan masih kebayang lidah suamiku di dalam liang kewanitaan ku,
"Aaahh... Aletta please jangan gatel dulu, suamimu mau dimandiin kayak bayi" batinku sambil terus menggosok dengan alat gosok punggung dan sabun,
Sesekali ku pijat juga punggung dan bahunya aku tau dia pasti banyak mikir ketika kerja jadi butuh relaksasi,
Ku lihat nampaknya mas Dipo menikmati tapi dia diam saja tak bicara apapun, astaga... apa dia jijiknya kambuh lagi pikiran burukku seperti itu
"Mas..."
"Hmmmmm..."
"Kamu gak papa? kamu gak tiba tiba jijik kan sama aku?" aku nyeplos begitu, tiba tiba mas Dipo malah berbalik ke arahku kami saling berhadapan di dalam bathube, tatapan tajam tapi terasa teduh bagiku,
Dia sedikit senyum dan menyabuniku juga, aahh...terlena aku dengan senyumnya itu, ku tak lagi merasa butuh pria lain cukup mas Dipo seorang walau dia sama wanita sepertiku,
Ku lihat dia mengelus perut ku dan menatapku terus,
"Gak usah mikir macem macem, aku udah nyentuh kamu berarti aku mampu menyamarkan semua rasa yang aneh itu" aku jadi sedikit salting dan menunduk,
"Jangan nunduk aku gak mau kehilangan wajah cantik kamu setelah orgasme" lanjut mas Dipo lembut terdengar ditelingaku, sambil ya ampun daguku di elus juga, tapi tiba tiba
"Aaaaw... Massss perih tau......" Dia sambil ngomong malah mencubit putingku jadi saja ku teriak sambil menutupi payudaraku yang di cubit dua duanya... dasar suamiku itu jahil,
"Ya Tuhan aku seneng banget pengen teriak rasanya" batinku girang terus
Kulihat mas Dipo malah semakin terkekeh sambil dia bangkit dan keluar dari bathtube,
"Ayo udahan mandinya, nanti kamu kedinginan" tatapannya sangat lembut uluran tangannya selalu menjadi hal favorite bagiku, karena itu menandakan dia menginginkan keamanan dan kenyamanan bagiku,
Aku raih saja dan pelan keluar juga dari bathtube, kini kami di guyur shower juga untuk membersihkan semuanya, ketika beberesih aku malu malu karena mas Dipo menatapku terus, sesekali kami bergantian membersihkan rambut dan tubuh tentu disana dia menyentuh seluruh tubuhku,
Aah semakin menjadi saja hasratku bercampur rasa penasaran, bercinta dengan seorang wanita dalam keadaan sadar dari kami berdua,
Ku tatap wajahnya, kuusap pipinya lalu ke bibirnya, bibir merah tipisnya yang membuat ku candu, usapanku menurun ke dadanya, perutnya sampai...
KAMU SEDANG MEMBACA
Teman hidup
FanfictionKisah si kembar beda gender dan wanita buta, Lgbt story Cover by @indie_neeh
