"Ting tong! Selamat tahun baru, readers ku terchayang! Tahun ini mari kita menambahkan lebih banyak drama, plot twist, dan tokoh yang bikin gemes (plus ngeselin)! Semoga klo kalian DM ga hanya nagih, juga komen kalian nggak sekadar 'Up thor, semangat thor, lagi thor' ya. Tapi kalau iya ya udah gpp jg sih, semoga idenya cair terus, moodnya bagus terus jadi bakal kasih banyak cerita seru buat kalian! Stay kece, stay gemesin, stay nafsuin, dan jangan lupa kasih vote n komen2 ashique biar saya makin rajin nulis! Doakan saya tetap mesum, demi kalian puas sampai lemas!!!!
Salam birahi eh 🤣
And well 1 lagi follow Instagram author 5rikandi_nusantara jangan follow atau DM mbak mbak editor, kasian doi lagi sibuk nanem tomat sama ternak,
Kalau author sih sibuk nernakin janda pulen, 😂😂😂😂
Happy reading!!!
Aletta Pov
Terima kasih Tuhan...Aku senang mas Dipo kembali sehangat dulu dia memperlakukanku selayaknya istri seperti di awal pernikahan kami kurasa dan mudah mudahan seterusnya,
Semenjak pemeriksaan ku yang ke tiga bulan lalu aku sangat bahagia sekali mendapatkan kabar kalau bayiku sehat,
Dulu sebenarnya aku sudah memeriksanya sendiri sebelum datang ke mansion tapi aku tak bilang sama suamiku itu, sengaja biar dia tau rasa aku tuh sakit sekali denger ucapannya yang menggugurkan sama aku,
Tapi aku juga kasian dia selalu mempertanyakan keadaan bayi ini dengan wajah memelasnya dan raut wajah khawatir, maka pas perkiraan 3 bulan kami cek bersama,
Meski ku tahu bayiku baik tapi mas Dipo membawa ke dokter temannya katanya untuk memastikan, aku ikuti saja maunya,
Saat itu aku cek sama mas Dipo ke dokter Gyana sekalian aku ingin kenal dengan dokter itu, ditambah aku juga mau tau pendapat dokter lain mengenai kandunganku, second opinion
Namun pas di cek diluar dugaan ternyata buah hatiku sehat dan aku sangat senang sekali, seperti penjabaran dari dokter Gyana membuat suamiku kembali seutuhnya mas Dipo yang sangat baik dan hangat,
"Aduh kenapa kalian baru kemari aku kan suruh kamu langsung beb" pas masuk aku sudah mendengar Gyana ngomel,
Ku perhatikan saja kedekatan mereka karena mereka seperti tanpa jarak, mas Dipo juga memperkenalkannya padaku
"Jangan bawel dulu cepat periksa istri saya" wajah mas Dipo nampak khawatir, lalu aku pun di cek ini itu sampai USG,
Mas Dipo berdiri sebelahku yang sedang di cek,
"Saya Gyana...."
"Saya Aletta" kami berkenalan dan menjabat tangan ketika akan pengecekan USG,
"Bisa jangan kenalan dulu cepat hasilnya gimana?" mas Dipo sungguhan khawatir wajahnya aku gemas sekali padahal sudah dikenalkan hanya baru berjabat tangan saja,
"Kamu bisa duduk aja gak beb... ganggu konsentrasi, awas aahh..." mas Dipo di tarik agak menjauh dari ku karena dia ribet menurut Gyana, suster menyiapkan tempat Aletta akan dibaringkan,
Gyana seberapa dekat dengan suamiku, tapi aku merasa tak ada yang harus di khawatirkan melihat interaksi mereka,
Beda rasanya ketika ku melihat interaksi mas Dipo dengan Enzi agak takut gitu entah kenapa,
Tapi aku harus memastikan juga mas Dipo dengan Gyana ini apa hubungannya, beberapa saat Gyana fokus ke USG nya
Aku juga fokus memperhatikan saat Gyana melihat kearah monitor USG, dan beberapa kali memberi keterangan yang dia lihat, bahwa dari besar dan lain sebagainya janin dijelaskan secara rinci, tapi ada yang seperti ditahan oleh Gyana...setelah itu selesai,
KAMU SEDANG MEMBACA
Teman hidup
General FictionKisah si kembar beda gender dan wanita buta, Lgbt story Cover by @indie_neeh
