Satu bulan lebih berlalu akhirnya Dipo akan memulai kembali rutinitas hidupnya sebagai kepala rumah tangga, Dipo mengajukan cuti satu setengah bulan demi bisa menemani dan membantu Aletta,
Moodbosternya sudah terpenuhi selama satu bulan ini, tanpa disibukan kerjaan dan kerumitan masalah kantor itu membuat sangat fresh wajah Dipo,
Tinggal Iminbooster yang belum dipenuhi, alias "ngews"
Meski sebenarnya lelah juga mengurus bayi kembar, tapi aura bahagianya terpancar dari diri Dipo,
Dia sudah mendapatkan istri plus anak anak yang sangat menawan, apalagi coba selain mempertahankannya sampai dia tiada,
Ingatlah mendapatkan apa yang kita mau dan cintai itu hal mudah, yang sulit dari suatu hubungan yaitu mempertahankan dan Dipo berharap dia dan Aletta mampu menghadapi badai selanjutnya,
Ya kalau bisa dibilang sebenarnya mendapatkan Aletta juga gak mudah mudah amat
Dipo selalu menyakini badai besar belum terhadapi, yakni keluarga besar Aletta itu dinamika hidup yang belum Dipo lewati,
Tapi kembali ke rutinitas pagi ini dulu, Dipo bangun sangat dini hari, karena dia akan bersiap untuk memulai kembali mengantor,
Biasanya Aletta yang duluan kebangun namun sekarang lebih banyak Dipo yang bangun duluan karena Aletta kadang kebangun dini hari untuk menyusui anaknya yang tiba tiba menangis,
Kadang Aletta begadang juga, bergantian dengannya, karena si kembar masih satu kamar dengan mereka jadi kamar khusus bayi belum terpakai hanya ranjangnya saja di bawa ke kamar mereka,
Sungguh setiap pagi dia sangatlah bahagia meski kasihan melihat sang istri masih terlelap tidurnya, nampak capek tapi tidak kehilangan aura cantiknya,
Dipo selalu bangun pelan agar Alettanya tak terganggu dalam tidurnya, namun sebelumya dia selalu mengusap kepala Aletta dan mengecupnya pelan tanpa membangunkannya,
"Morning..kekasihku, cintaku" bisik Dipo dan langsung beranjak ke kamar mandi, sebelum ke shower dia memang selalu gosok gigi dulu dan cuci muka,
Dipo senyum senyum sendiri melihat wajahnya, entah bangga atau entah senang,
"Setelah sebulanan lebih jadi ayah, sekarang kembali menjadi kepala rumah tangga untuk anak dan istri lu Dewanggi, cari cuan buat beli pampers hihi" dia menarik nafasnya dengan penuh suka cita tak berhenti tersenyum bahkan kayak orang gila,
Sebahagia itu Dipo yang sudah mendapatkan cita citanya ini, kemudian beres semuanya baru dia mandi dengan guyuran shower sambil terus membayangkan rumah tangga mereka bakalan bahagia terus,
"Aku akan selalu bahagiain kalian" gumam Dipo fikirannya menerawang dengan rencana rencana bahagia bersama anak istrinya, sungguh apapun itu Dipo merasa bahagia sekarang, tolong badai jangan dulu datang.
Jam 06:03
Dipo baru selesai mandi dan sedang berdiri di depan lemari pakaian, mengenakan celana panjang kerja warna hitam. Tubuhnya tegap, rambut masih basah, wajah tenang. Ia membuka laci, mengambil kemeja, tapi tiba-tiba suara ranjang berderit pelan, ternyata istrinya dengan suara serak baru bangun
KAMU SEDANG MEMBACA
Teman hidup
General FictionKisah si kembar beda gender dan wanita buta, Lgbt story Cover by @indie_neeh
