51. Kita belum usai kan??

3.5K 206 43
                                        

Dikarenakan banyak yang ngoceh minta up mas Dipo, yowes di up tapi jangan minta cepet chapter selanjutnya yah,

Karena saya belum nulis lagi, entah kapan dilanjutnya, banyak kegiatan real life yang harus ditangani, dan authornya lagi gila running sekarang, efeknya tubuh cepet letih dan cepet bobo nya jadi kadang gak sempat nulis,

Lagian ini cerita udah mau memasuki fase berat jadi musti mikir dalam, kalau di minta cepet cepet takut nya malah nulisnya asal, karena kalian minta up cepet.

Sementara nulis itu perlu waktu, tenaga dan khayalan gila, tapi bakalan di sempet sempetin ko kalau waktu luang,

Pada sabar yah kalian, hidup bapak aing eeeh 😫😂

Selamat membaca

Enzi Pov

Aku tidak menyangka selembar kertas ini nyata, bukan hanya sekedar iseng belaka entah mungkin memang takdirnya seperti ini perjalanan kisahnya,

Aku tiba tiba menemukan selembar kertas pernikahan ku bersama mas Dewa malam itu, dan ku terbayang jauh kemasan lalu kita bersama

Menyenangkan sekaligus menyakitkan dilewati karena aku memang di haruskan meninggalkannya, tapi entah kenapa kita dipertemukan kembali tanpa sengaja meski dia sudah mencintai orang lain,

Apakah ini yang namanya teori benang merah itu nyata, jika kita sudah selesai maka meski satu semesta dan dalam jarak dekat pun kita tak akan pernah bertemu,

Namun apa yang terjadi dalam perjalananku kami masih bertemu dan aku tak mengerti kenapa semesta mempertemukan kami kembali, ataukah memang diantara kami ada hal belum terselesaikan??

Dan Certificate of Marriage inilah yang membuat perjalanan kami belum selesai? Entahlah aku jadinya berfikir kesana, sejujurnya memang aku tak tau kalau kertas itu valid dinegara belahan sana dan ku yakin mas Dewa pun merasa kalau kertas itu hanya selembar kertas biasa yang ditulis oleh tinta, tak bermakna apapun,

Tapi Hergi menjelaskan semuanya kalau memang sertifikat pernikahan saat itu sangat valid,

Ya Tuhan.... 

Aku tahu sekarang mungkin alasannya kenapa rumah tanggaku bersama Romy tak berjalan lancar, mungkin aku memang masih dimiliki mas Dewa atas dasar sertifikat ini,

Mungkin alam bawah sadarku ini berlebihan meski dari segi agama atau apapun itu tak berarti apa apa, namun hati aku yang berbicara seperti ini, aku merasa masih memilikinya setiba tiba ini,

Mau menyalahkan siapa jika hati sudah berbicara dan aku memang sepertinya belum selesai dengan mas Dewa ku,

Jangan sampai rasa kepemilikan ku tumbuh hanya karena kertas ini, aku tak mau merusak cintanya mas Dewa.

Semoga aku bisa ikhlas melihat orang yang aku cintai bahagia dengan orang lain, bukan begitu makna cinta sesungguhnya bagi manusia ??

Tapi jika dia tak bahagia dengan pasangannya sekarang tolong kasih aku kesempatan bersama dia kembali Tuhan, 

Maaf aku meminta yang salah dalam segi normamu,

Tapi bukannya rasa ini juga tumbuh karena mu, aku tak ingin menyalahkan engkau Tuhan tapi biarkan aku hidup bahagia versi diriku ini,

Dan tolong selesaikan kebingunganku ini jujur saja semenjak bertemu Hergi hatiku goyah kembali terus terusan mengingat mas Dewa,

Aku masih istrinya? Iyakah? Benarkah? ya ampun pantas saja aku dulu ikhlas memberikan semuanya setelah acara nikah nikahan kami, taunya itu memang tercatat oleh semesta dan di negara belahan sana

Teman hidup Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang