54 . Welcome Samudra dan Muara

2.7K 179 26
                                        

Selamat membaca Genks, authornya mau istirahat dulu abis running subuh subuh malah tepar, anginnya disini lagi gede banget kayak ngajak ribut,

Apalagi author tinggal di kota julukannya "kota Angin"

Happy reading!!!

Dipo terbangun karena teriakan Angga, 

"Dipo istrilu mau ngelahirin bangun njir..." Kira kira begitulah teriak untuk kesekian kali,

Dan Dipo tergopoh serta bingung langsung diseret oleh Angga, sambil melihat sekitar dan lainnya ternyata di rumah sakit, 

Bukan di balkon terakhir dia ingat habis menidurkan anak anaknya, namun kenapa dia malah kembali ke masa Aletta melahirkan,

"Dimana Aletta bang?"

"Ini mau ke Aletta"

"Ke kuburan?" Ceplosnya 

"Sableng lu....lu doain bini lu mati apa?" Angga sambil menoyor Dipo,

"Bang stop dulu..." Mereka berhenti sejenak ketika berjalan di lorong rumah sakit,

"Apaan sih lu?"

"Aletta masih hidup?"

"Hmmmm, lu pengen dia koit emang?...." santai Angga sambil bersidekap, Dipo tiba tiba sumeringah

"Jadi tadi cuma mimpi..."  Heran Angga atas ucapan Dipo,

"Mimpi apa sih lu ko jadi aneh gini? Mana tadi sambil mangap"

"Cepat bawa gue ke Aletta sekarang, cepat bang..." 

"Tolol... dari tadi gue teriakin lu, bangunin lu, mau kemana emang? Aletta minta ditemenin lahiran bodoh" Dipo berlari duluan dan Angga ditinggal, 

"Kan... anak si bapak Haque ga sopan, bedebah emang main tinggal aja" Angga ikut mengejar Dipo.

Flashback on 

Setelah ketiduran di sofa karena obat dan suntikan dari Gyana, Dipo sempat bangun sebenarnya dan mendengar pembicaraan Angga bersama Bu Mar dia menguping jadi ketika Angga ngopi keluar Dipo menghampiri Bu Mar,

Dia meminta apa yang sudah di jelaskan Angga kepadanya dan mau tak mau Bu Mar menjelaskan semuanya karena tertangkap basah, dalam artian memberikan apa yang diperintahkan Aletta kepada Angga, 

Yakni memberikan barang barang nya handpone, recorder, juga amplop, sebelum dia membuka semua itu Dipo sempat mencuci mukanya dulu, karena ngantuk berat juga, entah obat apa yang Gyana berikan padanya yang pasti bikin ngantuk parah,

Kemudian memilih duduk di sebelah Aletta yang sedang tertidur pulas, pertama dia buka handpone dengan file melahirkan, sesuai Intruksi Bu Mar,

Tanpa menggunakan earphone Dipo menonton dengan seksama istrinya sedang menyampaikan sesuatu dan kali pertama itu haru respon dirinya karena Aletta membalas cintanya selama ini,

"Kamu mencintaiku sayang" Dipo hanyut kedalam perasaannya, air matanya mengambang dan sempat jatuh, kemudian dia usap kembali, dia senyum senyum mendengarkan penuturan dari sang istri,

Yang lebih mencengangkan lagi video itu dibuat untuk ulang tahun Dipo juga, alangkah kagetnya atas hadiah yang diberikan Aletta terhadapnya,

Dimana Aletta membeberkan semuanya kalau anak yang di kandungnya bukan hasil bercinta hububgan sexual, melainkan dari proses bayi tabung,

Jelas Dipo sesegukan kali ini bukan hanya menjatuhkan air mata biasa, dia tak menyangka Aletta begitu mencintainya sampai disentuh suami sahnya saja tidak mau,

Teman hidup Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang