Disini hujan, sudah saatnya baca mas Dipo sama Aletta, mohon maaf jika saya mengecewakan kalian 🥺
Enjooy!!
Kini keluarga sudah mengetahui kebenaran tentang Dipo dan Aletta jadi tak ada yang harus di tutupi lagi papanya juga mau tak mau setuju karena memang itu solusi terbaik,
Papanya hanya berharap semuanya bisa pulih, Dipo juga bisa leluasa memainkan peran suami di depan keluarganya jika sewaktu waktu Aletta berkunjung ke kota, mengingat Dipo masih selalu pulang kerumah orang tuanya,
Sebenarnya Dipo punya rumah sederhana diperumahan sederhana juga namun sedang di sewakan, itu aset Dipo beberapa,
Dan dia juga punya penthouse yang sedang disewakan, dan uangnya memang untuk menutupi upah pekerja, banyak sekali memang yang di korbankan Dipo demi keluarganya,
Sementara kakaknya dia hanya punya apartemem saja karena uang gajinya belum bisa di tabung dia selalu habiskan berfoya foya,
Kini sudah sampai 3 ninggu Dipo tak kedesanya Aletta, berarti pernikahan mereka sudah sebulan lamanya Aletta tak di kunjungi sang suami semakin gelisah dan khawatir bawaannya Aletta ini, namun komunikasi sangat lancara Dipo selalu mentreath sang istri dengan baik walau hanya lewat voice bote dan video call telpon,
Kali ini Dipo butuh hiburan karena saking pusingnya dia kasihan ke Aletta juga dia hindari, terpaksa karena dia bingung mengenai malam pertama sementara kembarannya memang lagi tak bisa diganggu gugat dia paham istrinya ngidam dan sedang hamil sudah mau ketiga bulan,
Dan disinilah Dipo dia sedang dipijat bareng berdua dengan kembarannya, rupanya si Dipo diajak tak sengaja oleh Angga untuk pijat dari pada pusing mikirin perusahaan dan pusing mikirin si Nanda istrinya, kalau untuk Angga,
Sementara Dipo pusing mikirin perusahaan dan kebohongannya terhadap Aletta,
"Uuuh enakan sistur pijitan disini"
"Hmmmm" Dipo cuman mampu begitu mereka sedang tengkurap sebelahan dan ini tempat pijat plus plus, dimana tuh cewek bisa di pakai juga ada bayarannya sesuai,
Para pemijat sedang berdiri di atas punggung mereka sambil memegang list pegangan diatas kepala mereka Dipo dan Angga di injak injakan dengan lembut sambil sedikit bergoyang tuh pemijat,
Dipo hanya geleng geleng kepala saja dengan pemilihan tempat ini,
"Lu sering kesini?"
"Iya lah kalau puyeng gue kemari,"
"Lu kan ada istri, tinggal minta pijit"
"Beda istri gue udah buncit mana sexy kalau goyang dip dip" ceplosnya kini posisi mereka duduk bersandar dan dipijit kakinya oleh para pemijat,
Jadi mereka melihat kesexyan si cewek cewek pemijat itu, tentu sangat menyenangkan bagi Angga karena dilayani oleh cewek sexy
Malahan mereka sambil minuman alkohol, sambil dipijat Dipo juga minum karena pusing,
"Tuan apa pijatannya terlalu kencang" tanya si cewek tukang pijat dengan nada sangat lembut bahkan usapannya juga sangat lembut di betis nya Angga juga Dipo,
"Bukan kurang kenceng cantik tapi kurang atas, coba pijitnya dipaha " ucap angga ganjen dia ke si cewek tersebut, tentu menurut namanya juga ke customer,
"Maaf mas... Anda mau juga di pijit di paha atau area apa?" Tanya tukang pijit yang mijitin dipo
Deg
Giliran si Dipo yang ditanya mana manggilnya mas karena disangka cowok kembar dua duanya yang jadi customer tersebut,
Dipo langsung saja otaknya ke Aletta karena manggil mas, sampe dia mengucek matanya takutnya Aletta yang sedang memijatnya di bawah,
KAMU SEDANG MEMBACA
Teman hidup
Genel KurguKisah si kembar beda gender dan wanita buta, Lgbt story Cover by @indie_neeh
