41. Gugurkan kandungan kamu

5.7K 274 210
                                        

Mari silahkan menghujat Dipo part 2, selamat menikmati, selamat membaca...

Sudah sekitar 2 minggu semenjak kejadian Dipo berkunjung kerumah Enzi dan Aletta sangat sensitif sekali dirasakan Dipo,

Apa apa menangis, Dipo hanya menjawab dengan kata hmmm....saja Aletta langsung mengucur airmatanya dan langsung pergi tanpa sepatah katapun meninggalkan Dipo entah ke kamar atau ke teras kalau Diponya cuek,

Memang sesensitif itu kehamilan Aletta ini dan semakin ingin dimanja sementara posisi mereka masih dengan Dipo tidak sehangat dulu, tapi Aletta yang selalu mencari celah agar Dipo selalu hangat,

Perdebatan kala malam itu pun sudah dijelaskan oleh Dipo bahwa tak ada adegan menginap bahkan sampai meniduri Enzi, Dipo tidak segampangan itu mencintai dan meniduri wanita ketika Enzi dan Giza di apartemennya kala itu,

Tapi apakah Dipo meniduri Enzi pas acara syukuran yang mati lampu itu, entahlah yang dibahas Aletta hanya tentang Enzi menemaninya di apartement karena hanya itu yang diketahui Aletta,

Meskipun dihadapi banyak wanita yang lebih cantik dari pada Aletta atau bahkan lebih lembut dari padanya sang istri Dipo tak akan mudah tergiur, dia itu tidak mudah untuk menjatuhkan hatinya kesembarangan orang,

Dan ketika sudah jatuh cinta Dipo akan mencintai wanitanya sampai habis

Seperti ke Enzi dulu dia menghabiskan sisa cintanya ke Enzi dengan sendirian tidak main main dengan wanita lain karena itu bukan karakternya, sampai akhirnya sembuh sendiri cintanya terkikis oleh waktu,

Dan sekarang Dipo ditakdirkan mencintai lagi seorang wanita, yakni Aletta yang menurutnya sangat idaman sekali sebagai istri dan kali ini cintanya Dipo sudah habis untuk Aletta, namun dalam kondisi seperti ini Dipo menahan egonya karena dia masih sakit tentang Aletta ditiduri Angga sampai hamil,

Dipo berkorban kembali perasaan dan tak dirasa yang penting anak Aletta dan Angga lahir dengan sehat itu sisi bijaksananya Dipo namun sisi jahatnya juga Dipo sebenarnya punya tapi tak diperlihatkan bahkan tak dilontarkan,

Dipo merasa dia memeluk belati, kakinya seperti menginjak pecahan kaca, jantungnya berasa tertembak panah yang beracun, namun dia tahan semua rasa kesakitan nya.

Begitu besar rasa sayang Dipo kepada Angga sebagai kembaran dan begitu besar juga rasa cinta kepada Aletta timbang rasa luka yang di torehkan kepadanya,

Namun memang luka itu harus disembuhkan dulu, tapi Dipo malah memilih menyelamatkan perasaan orang orang yang dikasihinya dulu,

Dia mengesampingkan lukanya dan Dipo sungguh mengorbankan perasannya sampai dia mendampingi Aletta melahirkan anak dari Angga,

Hubungan Dipo tak ada perubahan dengan Angga masih seperti itu dingin tak banyak merespon

Dan Aletta pun kini masih agak ngambek mengenai bersama Enzi kala malam syukuran,

Dipo masih tetap dengan pendiriannya dan Aletta begitu banyak menahan rasa juga tapi dia selalu terdorong ngidamnya ingin dimanja dan lain sebagainya oleh Dipo

Jadi Aletta mencoba percaya apa yang sudah dijelaskan Dipo, pagi ini Aletta sedang bersiap untuk cek kandungannya dan dia meminta Dipo untuk ikut karena itu sebagai tanggung jawab,

Tapi jadwalnya ternyata bentrok dengan janji kepada Enzi maka Dipo mengalah saja biar Enzi diurus oleh yang lain, entah apa janji mereka berdua Aletta tak tahu, mereka komunikasian saja Aletta gak tau,

Janjian apa lagi sih Dip sama mantan??

Dan kini Dipo nampak telponan di ruang keluarga sementara Aletta sedang di kamarnya,

Teman hidup Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang