66. Papi gunung, mami peri, anak bintang

2.2K 129 14
                                        

Aletta Pov

Si kembar sekarang sudah 3 tahun aku sangat bahagia menjalani rutinitas menjadi ibu rumah tangga ini,

Aku nyaman apalagi mendapatkan sosok suami sekaligus ayah untuk anak anaku yang selalu siap sedia dan siaga, siapa yang tak rela jadi istri yang dirumah saja jika semuanya terpenuhi dengan baik,

Aku sangat bersyukur dan patut berbangga diri mendapatkan mas Dipo bukan Angga, bukan membandingkan sekarang Angga resmi sudah menjadi duda,

Nanda menceritakannya dan tentu dia dengan aktivitas semua dia, beruntung dia tak dijauhkan dengan anak-anaknya, mungkin itu sudah takdir hidup Angga

Begitu pula takdirku bersama mas Dipo, pagi ini suamiku lagi malas beranjak dari kasur dia menjahiliku terus,

Bahkan dia masih telanjang, untung aku sudah berpakaian piyama, memang kami sangat rutin melakukan rutinitas sexual, mau gimana lagi mungkin sedang puber pubernya dari kami berdua,

Sejujurnya aku sedikit malu kalau bercerita tentang ranjang, tapi sejauh ini aku melayang terus dibuat suamiku, kadang aku pun mencoba experience baru

Mas Dipo mengajariku untuk cosplay ketika melayani suami, sangat aneh di awal tapi aku tak mau sampai suamiku gak dapat hal yang dia mau,

Secara dulu pasti dia pernah mendapatkanya dari Enzi, aku tak mau kalah meski dengan keterbatasan yang ada tapi suamiku sangat sabar mengajariku, dari semua cosplay yang ada ternyata aku gak cocok jadi bringas kata suamiku ini,

Cocoknya aku tuh jadi putri Cinderella, jadi putri salju, diratukan ah pokonya yang sangat lembut aku cocoknya begitu, pernah cosplay jadi polisi jatuhnya aku baik tidak bisa tegas sama tahanan, sementara mas Dipo kadang suka pasangannya agak sedikit kasar atau dominan, tapi tetap jatuhnya tak bisa kasar dan terlalu dominan versi mas Dipo malah aku ternodai oleh tahanan hihii dia tetap lebih dominan,

Pernah aku coba jadi jahat akunya geli sendiri dan mas Dipo juga malah tertawa, tapi ya endingnya kami memang bercinta, dia memang sangat pengalaman di dunia perlesbian ini, tapi dia tidak sekalipun bosan karena aku masih terus belajar sex dengannya,

Kalau kata Aneeta sahabatku itu, mas Dipo sudah siap dengan berumah tangga, jadi apapun godaan datang dari wanita diluar sana sudah tak dilirik, karena tujuannya ya Aletta dan anak anak katanya,

Memang benar mas Dipo menunjukan semuanya kepadaku tanggung jawab dll, makanya aku sangat beruntung dan luluh pada wanita gentle satu ini,

Aku tahu ini salah, tapi ini pilihan hidupku, jangan pernah mencobanya aku disini terjebak oleh takdir,

"Mas pake baju dulu sayang... Nanti anak-anak masuk loh" kataku dia malah nempel di payudaraku dan masih terpejam, katanya nenen aku bantal ternyaman,

Nyebelin kan disamain sama bantal, kena ilernya dia pula, hihii

"Mereka pasti belum bangun abis aku ajak begadang" katanya

"Jangan dibiasakan anak Anak nemenin kamu nonton bola yah papi.." aku menjewer kupingnya dia hanya menyengir memang benar semalam diajak nonton bola tapi ya tetap anak-anak tuh tidur duluan, sampai di angkut satu satu sama mas Dipo,

Gemas aku melihat ketiganya kalau fokus nonton bola, sepertinya si kembar juga malahan suka sama bola, di cekokin bapaknya sih

Ya jelas sih suka selain nonton juga mas Dipo sangat sering mengajak mereka main bola di teras belakang, sampai tuh bola kadang kena tanaman aku yang masih kecil, nyebelin sampai rusak potnya dan berantakan,

Mau ngambek, ya gak mungkin karena mereka langsung minta maaf habis itu diganti sama yang baru, so sweet pokonya si kembar di ajarkan minta maaf sama papinya, ya meskipun si bujang ku ini agak slengean kelakuannya,

Teman hidup Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang