Mysha terbangun saat mendengar alarm, lalu ia meraih ponsel yang membunyikan alarm itu. Walaupun sedikit kesusahan, karena seseorang memeluknya dengan begitu erat.
Mematikan, lalu menyingkirkan tangan pria itu dari nya, namun gerakan perpindahan itu, ternyata juga membangunkan pria itu.
"Sudah bangun? " tanyanya membuat Mysha mendengus, lalu berkata. Menurutmu?! Sudah jelas mata Mysha terbuka dan berusaha duduk begini, tidak mungkin kan, dia masih tidur.
Pria itu duduk, ketika sadar pertanyaan nya tak di jawab oleh sang istri. Lalu, menyingkirkan selimut yang menutupi kaki istri nya itu. "Masih sakit? " tanya nya, menyentuh lembut lebam pada kaki Mysha itu. "Perlu ke dokter? " lanjut nya.
"Nggak, " jawab Mysha dengan jutek, lalu menjauhkan kaki nya dari pria itu.
Ia ingin membersihkan diri, tadi malam dia hanya sikat gigi, mencuci wajah dan berganti pakaian saja.
Bima tak mengizinkan nya untuk mandi malam. Karena tak baik untuk kesehatan ibu hamil katanya.
Uh dasar caper. Dia pikir dengan ngomong gitu kemarin, dia bisa mengambil anaknya untuk dijadikan anaknya dengan Aulia? Tidak akan, tidak akan Mysha biarkan itu terjadi. Bisik Mysha dari dalam hati.
Setelah masuk ke kamar mandi, Mysha langsung mengunci pintu nya, dan mulai membebaskan tubuh nya dari pakaian tidur itu. Mulai membersihkan diri dengan berendam sekaligus merilekskan tubuh nya.
***
"Kalau kamu bisa menerima anak suami mu dengan wanita lain. Seharusnya, kamu juga bisa menerima anak mu sendiri, Aulia! " kesal seorang pria pada wanita yang berada di hadapan nya.
"Anak itu hanya akan menghancurkan semua yang ku bangun selama ini. Lagian, anak yang di kandung oleh wanita itu, akan menjadi anak ku di masa depan! " balas Aulia dengan tatapan sengitnya.
Sedangkan pria itu menghela nafasnya kasar, tak percaya dengan balasan yang di terima dari wanita itu.
"Kamu berpikir begitu, sedangkan aku melihat suami mu yang dikatakan setia oleh orang di luar sana. Menatap istri kedua nya dengan tatapan penuh cinta. "
Aulia yang mendengar ucapan pria itu berdecak pelan. "Aku tahu suami ku daripada kamu Vikra! Dan berhenti untuk meneror ku untuk menerima anak itu. Dia lahir karena kesalahan. Ini semua salah mu, kenapa tak ada yang bisa merawat dia nanti. Karena, aku sudah berulang kali berusaha menghilangkan nya dari dunia ini. Tapi, kamu? Terus menghalangi nya! "
Ya, pria yang berada di depan Aulia merupakan orang yang sama yang bertemu dengan Bima di rumah sakit.
Orang pertama yang di berikan informasi tentang istri kedua Bima, dan orang yang tahu tentang keberadaan janin dalam kandungan istri muda pria itu.
Hari itu, dia langsung menemui Aulia, untuk memberitahu kan penghianatan yang dilakukan oleh suami nya, hingga menghasilkan seorang janin yang sedang di kandung.
Tapi, bukan raut kaget yang Vikra dapat. Tapi, sebuah senyum miring. Lalu perkataan yang mengatakan apa yang Vikra ucapkan itu sebagai bentuk ancaman untuk bisa menerima anak mereka.
Padahal, apa informasi yang Vikra berikan bertujuan untuk kepedulian wanita itu.
Tapi, setelah dituduh, kenapa tidak dibuktikan bukan? Ya, dia memang memberikan ancaman kepada Aulia untuk mau peduli dengan anak mereka.
Tapi, wanita keras kepala itu, lagi-lagi menolak keberadaan anaknya, lebih peduli pada anak suami nya dengan wanita lain.
Selain itu, Vikra juga ingin memberikan pelajaran kepada wanita itu, karena mengatakan darah daging nya, akan memberikan musibah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mysha(21+)
ChickLitSemua orang tahu, seberapa tak suka nya Sabrina Mysha dengan dosennya yang bernama Bima Wiratama Surya. Karena pria itu selalu menatap tajam kearah nya ditengah jam perkuliahan berlangsung. Dan, karena satu kondisi, dia harus menjebak dosennya itu...
