40. Kegelisahan

414 34 1
                                        

HAPPY READING BRO!
Jangan lupa tinggalkan tap vote dan share.
Hope you enjoy it

Dio dan ketiga temannya melangkah masuk ke ruangan yang dipenuhi balon warna warni dan lampu hias berkelap kelip. Suasana hangat dan riuh langsung menyelimuti, aroma minuman alkohol tercium dimana mana

Mereka berjalan ke arah si pembuat acara untuk masing masing memberikan kado sebagai tanda ucapan ulang tahun sebelum ikut bergabung dengan teman teman lainnya menikmati alunan musik yang berdentum

Dio memilih tempat duduk, menatap teman temannya yang sedang menjoget dibawah lampu disko. Ia mengambil segelas alkohol dengan es yang berkilau dibawah cahaya lampu, menyesap nya perlahan merasakan sensasi panas menjalar dimulutnya

Seseorang ikut duduk tepat di samping Dio yang membuat Dio meloleh ke arahnya, dia Hana

"Ngga join mereka?" tanya Hana sembari menujuk segerombolan teman mereka yang lain dengan dagu nya

Dio menggeleng tipis "Kaga, capek gue"

Hana mengambil segelas alkohol yang ada di meja, mengarahkan gelas tersebut ke arah Dio. Mereka saling menempelkan gelas masing masing hingga berbunyi ting..

Hana duduk lebih dekat, sengaja membiarkan lututnya menyentuh lutut Dio. Tatapannya turun sebentar, lalu naik lagi dengan senyum yang jelas bukan sekedar ramah

Dio menatap Hana, dari gelagat nya saja Dio sudah paham apa yang diinginkan Hana tersebut

Hana menggerakkan jari dari telunjuk nya di paha Dio dengan seksual "Lo cakep tapi gue ngga pernah liat lo punya cewe, lagi sendiri?"

Dio mengambil tangan Hana, mengelus ngelus tangan Hana lembut "Punya nya cowo" jawab Dio dengan senyum usil

Hana melotot kecil dan dengan spontan menarik tangannya yang berada di genggaman Dio, memukul lengan Dio pelan

"Anjing Dio"

Dio tertawa melihat reaksi kaget temannya ini "Ngga punya dua dua nya gue" ucap Dio untuk mengklarifikasi

***

"Jangan muntah di rumah gue ya anjing!" ucap Dion mewanti wanti Farel, pasalnya anak itu minum tanpa henti

Dion, Arif, Rehan dan Putra sedang minum minum di rumah milik Dion. Acara ini tiba tiba karena Farel lah yang menjemput mereka satu per satu tapi tidak dengan Dio, Farel tau Dio sedang ada acara

"Lo kenapa dah?" tanya Arif, Farel seperti seseorang yang sedang menghilangkan stres

Farel menggelengkan kepalanya "Lama ngga minum minum aja" ucapnya sebelum ingin kembali meneguk botol Bir yang ia bawa

Tapi Rehan menghentikan pergerakan Farel "Jangan sampe mabuk, besok lo ada kelas ngga?"

Farel diem sebentar, mengingat nginget apakah besok ada jadwal kelas "Bolos"

"Lo berangkat kuliah bisa dihitung anjing, temen kelas lo aja lo apal namanya" ucap Arif sembari menatap Faren heran

Sedangkan yang ditatap hanya mengangkat bahu nya acuh, ia tak peduli.

"Dio mau kesini"

Ucapan Putra yang tiba tiba membuat Farel menegakkan tubuhnya, ia meletakkan botol Bir nya dan menatap Putra dengan serius "Mana? Mau kesini kapan? Bukanya lagi pa—"

 D'amourCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang