HAPPY READING BRO!
Jangan lupa tinggalkan tap vote dan share.
Hope you enjoy it
*****
Awalnya dio tadi di pulangkan teman temannya ke rumah tapi ia melihat jam di hpnya yang menunjukkan pukul 1 pagi jadi ia berniat menelfon putra untuk bertanya apa teman temannya masih di sana dan jawaban putra adalah iya nah dio langsung meminta ilyas mengemudikan mobilnya ke arah rumah putra
Dio berlari ke kamar mandi yang berada di dalam kamar putra, sial. Semua isi yang ada di perut nya ingin keluar, ia sangat mual
"Wah mabuk tu bocah"arif berucap sembari berdiri ingin menyusul dio dan ingin membantu anak itu
Tapi tangan farel menghentikan gerakan, membuat arif yang awalnya berdiri jadi kembali duduk menatap farel heran
"Lo main game aja, biar gue yang nyusul"farel berucap sebelum masuk ke kamar mandi
"Halah modus lo keliatan banget'
Farel tidak mempedulikan ucapan arif, ia masuk ke kamar mandi dan menutup pintunya
Ia mendekati dio yang sedang memuntahkan semua isi perutnya di wastafel, farel dengan spontan mengelus ngelus punggung dio
"Sibuk yang lo maksud itu mabuk mabukan?"
"Berapa gelas yang lo minum?"
Dio sama sekali tidak ada punya tenaga untuk sekedar menjawab ucapan farel, apa farel ini tidak melihat dirinya yang sedang muntah?
Dio mencuci mukanya, ia menatap cermin yang berada di depannya kedua tangannya bersandar di masing masing sisi wastafel
"Lo main sama cewe?"
Dio menggelengkan kepalanya dan itu mampu membuat farel berdecih sinis
"Lah lol terus yang si story WhatsApp lo siapa,saking asiknya chat gue di anggurin"
Dio mengeritkan alisnya ia menatap farel dari pantulan cermin sekilas. Dio merogoh hp yang berada di kantong celananya
Sial! Ia segera menghapus Story WhatsApp nya itu ia yakin pasti ini ulah gama tadi, memang dio tau jika gama mem-fotonya tapi dio tak tau jika gama akan memposting foto tersebut
Ia menggeser layarnya dan membuka room chat farel, mengetik sesuatu disana
Farel🧛
Hav fun bro
00.53
Udah kelar
01.44
Farel sedikit terkekeh melihat notifikasi di hpnya, kenapa pula anak itu tetap membalas chat nya padahal jarak mereka saja tak ada 1 meter apalagi hanya jawaban seperti itu
Saat dio ingin membuka pintu kamar mandi, dengan cepat farel menahan pintunya hingga dio tak bisa membuka pintu itu
Dio melirik farel tajam, dirinya sangat pusing dan sedang tidak ingin bercanda
"Ngapain aja sama itu cewe? Pacar lo?"
Dio berdecak "bukan"
"Ga ngapa ngapain kan?"
"Sejak kapan lo jadi orang kepo?"
Lupa pula untuk apa dio menjelaskan semuanya, itu tidak ada hubungannya dengan farel sedikit pun. Jika dio sedang tidak pusing maka dio akan menjawab semua pertanyaan farel tapi untuk kali ini ia sedang tak ada mood untuk berbicara
KAMU SEDANG MEMBACA
D'amour
Teen FictionCerita ini adalah complicato S2, agar lebih menikmati dan memahami cerita ini maka terlebih dahulu untuk membaca complicato ***** Ini hanya mengisahkan tentang dio si pecinta lego dan Spiderman yang menyimpan perasaan kepada sang sahabat selama hamp...
