-54: end

14 1 0
                                        

Satu tahun kemudian.

"Sayang, Minggu ini kita jalan-jalan ke mana?"

"Gak tau," jawab Jisoo seadanya.

Taehyung berpikir sejenak. "Oh, atau kita liburan keluar pulau aja, Sayang!"

Jisoo mengangguk pelan. "Terserah."

"Tapi ke mana ya bagusnya? Yang cukup buat dua harian ...."

Jisoo tak menjawab, ia malas.

Setiap hari libur, yakni Sabtu Minggu, pasti Jisoo habiskan dengan berjalan-jalan bersama Taehyung. Kadang hanya berdua jika memang sehari, kalau mau menginap, mereka akan mengajak teman-teman dan Yoona. Libur semester kemarin beda lagi, Jisoo liburan bersama keluarga Taehyung ke negara bersalju.

Tapi sekarang sudah setahun berlalu, perpisahan mereka semakin dekat.

Besok, sekolah akan mengadakan acara pelepasan. Lalu setelah itu, satu atau dua bulan, Taehyung mendapatkan ijazahnya, dan Taehyung akan langsung berangkat ke Boston. Itu yang membuat Jisoo dongkol.

Taehyung menghela nafas pelan, ia mengerti, gadisnya sedang menstruasi sekarang. Makanya ia berada di apartemen, tidak pulang-pulang sejak sore.

"Kamu butuh sesuatu, Sayang?" tanya Taehyung, mengubah topik.

Jisoo menoleh. "Nggak."

Taehyung pun diam dengan mata menatap Jisoo lamat.

"Yaudah, ambilin sketchbook aku yang kecil, aku mau gambar," titah Jisoo kemudian.

Taehyung tersenyum. Di sinilah letak fungsi Taehyung, agar gadisnya tidak banyak bergerak, dan agar mood gadisnya tidak semakin buruk.

"Sebentar ya, Sayang."

Ketika bangkit, Taehyung menyempatkan mengecup pucuk kepala Jisoo sebelum pergi. Jisoo memutar bola matanya karena hal itu.

"Sayang, pake pensil yang mana?" teriak Taehyung dari kamar.

"Ck, bawa aja sekalian ke sini!"

"Okay!"

Melihat yang dibawa oleh Taehyung, membuat Jisoo membuang nafas. "Aku ambil sendiri aja deh!"

"Eh eh eh, maaf, Sayang! Yang mana yang salah, biar aku ganti," cegah Taehyung cepat.

"Bukan buku pink, itu buat gambar muka. Yang ijo!"

"Okay, Sayaang, tunggu ya."

Setelahnya hening lama. Jisoo sibuk menggambar, sedangkan Taehyung sibuk memperhatikannya sambil memainkan rambut Jisoo. Taehyung duduk lesehan di lantai, sementara Jisoo tengkurap di sofa.

Ternyata gadisnya sedang menggambar taman bunga yang mereka kunjungi Minggu kemarin.

Tangan Taehyung beralih memainkan anting Jisoo. Sesekali memijit cuping telinga karena merasa gemas.

"AW!" Jisoo berteriak. "Sakit, Taehyung!" Jisoo bangkit sembari memegang telinga kirinya.

Taehyung menatap Jisoo kaget, sepertinya ia sudah kelewatan. "Maaf, Sayang! Sakit ya? Coba aku liat."

"Udah sana, kamu pulang aja!" sungut Jisoo.

"Sayaaang ... maafin, aku gak sengaja, eh maksudnya aku gak sengaja kelewatan mencetinnya! Maafin, yaaa ...." Taehyung menahan badan Jisoo dengan memeluk kakinya, agar Jisoo tidak pergi.

"Gak mau! Kalo anting aku rusak, gimana?"

"Aku beliin lagi yang baru. Itu 'kan juga udah lama aku belinya. Besok kita ke mall ya, Sayang?" Taehyung menengadah untuk melihat wajah Jisoo, sambil tersenyum.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 5 hours ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Lovely \ VsooCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang