part 31

1.5K 124 2
                                        


Hari ini Haeni sudah di perbolehkan meninggalkan rumah sakit. Terlihat Ny. Kim sedang memasukkan beberapa pakaian putrinya ke dalam tas. Taehyung sedang mengurus adminitrasi gadis itu. Ny. Kim memandang sedih putrinya, yang terlihat senang dengan ponselnya dan menghampiri putrinya.

“Haeni~a” panggil Ny. Kim gadis itu memandang eommanya.

“Ne eomma, wae?”

“Apa kau mau menjalani terapi?”

“Terapi?”

“Hmm. Kami kemarin sudah membicarakan pada dokter Nam. Dia menyarankan untuk mu menajalan kan terapi.”

“Wae?” tanya Haeni tidak mengerti, menurutnya dia baik-baik saja. kenapa harus menjalankan terapi segala,pikirnya.

“Kau mengalami kerusakan memori di otak mu yang mengakibatkan, dirimu melupakan beberapa bagian penting dari hidup mu”

“Ne? aku rasa tidak, aku mengingat semuanya eomma. Aku bahkan sehat-sehat saja sekarang.” serga Haeni.

“Haeni~a. apa kau lupa? Kau juga pernah melupakan Donghae waktu itu, dan sekrang kejadian itu terulang lagi” ujar Ny. Kim.

“Eomma, apa maksudmu, aku benar-benar tidak mengerti sekarang. Ya aku memang aku sempat melupakan Hae oppa, tapi aku sudah mengingatnya sekang. Jadi aku tidak perlu melakukan terapi itu, eomma”

“Tapi kau melupakan satu orang lagi sayang”

“Nugu?”

“Jungkook”

“Ne?” gadis itu mengeryidkan dahinya kaget.

“Kau pasti berpikir jika kau tidak mengenalnya bukan?”

“Ne. aku memang tidak mengenalnya. Memang nya siapa dia, hingga aku harus mengingatnya” tanya Haeni kesal. Hanya karna satu orang dia harus menjalani terapi, ck tidak masuk akal, kesal gadis itu dalam hati.

“Jika kau ingin mengetahuinya, maka terimanalah tawaran untuk menjalain terapi, emm” bujuk Ny. Kim.

“Shiro, aku tidak mau. Lagian aku juga tidak ingin mengenalnya. Ah eomma sudahlah, emm. Tidak bisakah kita tidak membicarakn orang itu, aku merasa sesak ketika mendengar namanya” pinta Haeni pada eommanya.

Memang benar ia merasa sesak ketika mendengar nama pria itu atau melihat pria itu, ia sendiri bahkan tidak tau kenapa itu terjadi. Ny. Kim memandang sedih putrinya dan membawa gadis itu dalam pelukannya sembari mengelus sayang kepala putrinya.

“Kalian sudah selesai, ayo kita berangkat” ujar Taehyung yang sepertinya sudah menyelesaikan urusannya.

“Ne baiklah, ayo sayang kita pulang” ajak Ny. Kim pada Haeni. Gadis itu mengangguk lalu berjalan sembari menggandeng eommanya.

***

Drom SUJU…

Kyuhyun duduk di sofa yang berada di ruang tamu dorm Suju sembari memandang foto seorang gadis yang tersenyum bahagia di foto itu. Donghae menghampiri Kyuhyun dan duduk di samping pria itu, Donghae dapat melihat foto seorang gadis yang di pegang Kyuhyun.

“Kau masih belum melupakannya?” tanya Donghae. Kyuhyun tersenyum kecil.

“Aku tidak akan pernah melupakannya hyung” ucap pria itu, tanpa mengalihkan padangannya di foto itu.

“Oh baiklah. Haha, aku tau kau pasti tidak akan pernah melupakan gadis preman itu” mereka berdua tertawa mendengar pernyataan Donghae.

“Kau tidak berniat untuk mencari ibu untuk si kembar? Aku yakin mereka pasti merindukan sosok ibu” tanya Donghae. Kyuhyun menghela nafas pelan.

TRIANGLETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang