Ceklek...
"Maaf Tuan Fero..orang orang ini minta masuk paksa" ucap Sinta sekretaris Fero dengan gugup.
Melihat yang masuk ternyata anak buahnya Levin dia langsung bicara.
"Mereka anak buah gue Fer..." ucap Levin
Fero mendengar itu langsung segera menyuruh sekretarianya keluar ruangan.
"Ya sudah Sinta ..tidak apa2. Kau keluarlah" perintah Fero
"Baik tuan..." dan segera keluar
"Maaf Tuan Levin kami tidak sopan menerobos masuk. Krn ada suatu hal penting yang harus disampaikan." ucap dari salah satu anak buah Levin.
"Ada apa..! Bukankah bisa lewat telp." perintah Levin
"Kami sudah hubungi anda berkali kali Tuan. Levin segera mengeluarkan ponselnya dan ternyata memang benar ada 15 panggilan tak terjawab.
" Ini tentang Nona Keyra Tuan.."jelas mereka.
Seketika Fero dan Levin tersentak kaget.
"Maksud kalian apa haahh.." teriak Levin
"Tuan..Nona Keyra keluar dari rumah. Dia bersama dengan asistennya.
" APA..."teriak Fero dan Levin bersamaan.
"Fer..bukannya Key masih sakit.? " tanya Levin.
"Bentar gue tanya Bunda dulu." jawab Fero
Segera Fero menghubungi Bundanya dengan menggunakan telpon kantor. Setelah merasa diangkat sambungan telpon oleh Bundanya..Fero langsung menanyakan
"Assalamualaiku Bunda..
" Bunda apa ada Key.."tanya Fero.
"Dia pergi ke kampus sebentar katanya Fer, sepertinya tadi dia dapat telpon dari seseorang. Bunda udah larang tp Key memaksa." ucap Bunda. "Bunda kasihan sepertinya dia sangat bosan jadi Bunda ijinin asal sama mang Diman" lanjut Bunda.
"Ni juga barusan berangkat mereka." timpal Bunda lagi
"Ya udah Bunda, Fero tutup ya..assalamualaikum," jawab Fero
"Key ke kampus Lev...barusan dia pergi sama mang Diman.," ucap Fero
"Fer..sebaiknya loe ikut gue" balas Levin dengan tergesa2. "Gue mau buktiin ke loe.." lanjut Levin.
Fero memang jadi penasaran setelah apa yang diceritakan Levin. Akhirnya dia mengikuti Levin segera dia mengambil jas dan ponsel nya.
Disaat mereka akan keluar ruangan. Levin tiba2 berhenti mendadak membuat Fero menabrak punggung Levin. Dug..
"Lev...yg bener dong.." ucap Fero
"Sory...gue cuma mau ngmng, janji ke gue loe ga akan apa apain Key setelah loe tau sesuatu." ujar Levin
Gila ni anak...Key kan ade gue bisa bisanya dia ngomong kaya gitu."batin Fero
"Gila loe...dia ade gue. Ayoo cepet buruan." perintah Fero.
Mereka pun akhirnya keluar ruangan dengan tergesa gesa, anak buah Levin mengikuti dari belakang. Dan setelah sampai dilobi mereka memutuskan untuk naik mobilnya Levin.
........
"Mang Diman...Key turun disini ya. Mang Diman pulang aja nanti Key telpon kalau udah selesai." ucap Keyra setelah sampai didepan kampus.
"Ga pa2 non...non baik baik aja kan" tanya mang Diman.
"Ga pa2 mang Diman, Key kuat ko," jawabnya.
"Baik non kl begitu, mang pulang duluan nya, non hati hati ya.." ucapnya
"Hmm.." balas Key dengan senyum manis.
Setelah mang Diman pergi, Keyra segera menuju ke suatu tempat namun bukan kampus. Tanpa disadari Key sedang diperhatikan oleh beberapa orang diseberang kampusnya.
Tampak Fero dan Levin berada didalam mobil Levin. Mereka sedang memperhatikan seseorang.
"Keyra.." ucap Fero terkejut karena melihat Keyra sedang menuntun sebuah motor ninja. Dia terus memperhatikan gerak gerik adiknya itu dari kejauhan.
"Fer..ade loe keren banget kalau lagi pake moge gitu. Sumpeh ..." ujar Levin
"Dia memang suka banget sama moge model gitu, tp gue larang masa cewe pake motor berat gitu. " jawab Fero
KAMU SEDANG MEMBACA
My Two Men Protector
Misteri / Thriller''Kenapa setiap aku melihatnya, aku selalu ingin disampingnya." batin Levin "Maaf aku tidak bisa menerimamu. Kamu tahu sendiri aku adalah orang lemah yang nantinya akan merepotkanmu. Masih banyak wanita sempurna disana yang sudah menunggumu. #Keyra...
