70.

3.8K 131 12
                                        

Seorang pria tampan yang masih terlelap damai dalam mimpinya terbangun karena tak mendapat sosok sang istri disampingnya. Berkali kali dia meraba disampingnya...dan benar...istrinya tidak disampingnya.

"Sayaaangg...!"sontak dia bangun dari tidurnya dan berteriak dengan sangat keras. Hampir saja dia berlari dengan cepat kalau saja dia tidak sadar bahwa dia masih dengan celana boxernya.

Kembali lagi dia kesamping kasur dan segera mengambil celana piyama panjangnya lalu memakainya dengan tergesa. Karena tak sabar dia mengambil secara gesit atasan piyamanya dan memakainya sambil berlari.

"Keeeyy....!"teriaknya berkali kali dari kamarnya menyusuri setiap ruangan.

"Heeii...pelankan suaramu bodoh...."teriak Momy dari arah dapur.

"Aku mencari istriku Mom....dimana dia..?"

"Tidak tahu...kau ini bagaimana sii.. Makanya bangun pagi jadi kau tahu apa yang dilakukan istrimu setiap pagi. Dasar bodoh..."

"Oh c'mon Mom ini baru jam 6 pagi asal Mom tahu."ucapnya. Dia sama sekali tak mempermasalahkan umpatan Momynya padanya.

"Hhhh...tentu saja Mom tahu."

"Tadinya Mom tidak boleh memberitahukannya padamu. Tapi Momy mulai kesal sekarang..."ucap Mom dengan bersidekap dada.
"Harusnya empat saudaramu juga disini. Jadi Mom tidak cape cape berbicara pada mereka..."

Mendengar ucapan besannya yang terlihat menggebu gebu Bunda hanya menggelangkan kepalanya. Dia tahu pasti suatu saat besannya itu akan membocorkannya.

"Kak...aku tinggal sebentar tak masalah.,"ucap Momy pada Bunda. Bunda tersenyum dan menganggukan kepala .

Levin terdiam dengan melihat interaksi mereka. Ada yang aneh pikirnya.

"Bunda..."tanya Levin penasaran.

Tapi tidak ditanggapi olehnya. Bunda hanya tersenyum dan mengangkat bahunya. Lalu dia kembali mengerjakan tugasnya.
Bunda dan Momy sedang sibuk membuat roti pesanan khusus putri kesayangan mereka.

Levin mengikuti Momynya. Dia tahu arah jalan ini.
Ruang gym...

Momy membuka pintunya perlahan dan Levin seketika terkejut. Ada satu ruangan tapi dia baru tahu ruangan itu sudah disekat dengan rapi mewah dan...sejuk. Ruangan itu menghadap keluar dengan pemandangan yang segar. Dari sana terlihatlah dibalik kaca seorang wanita cantik berpakaian dress putih sepaha sexy dengan perut besarnya sedang....bermeditasi.

Levin terkejut dan melototkan matanya.

"Mom...?"

"Aku tahu kau pasti terkejut.."
"Sejak awal kalian datang kemari dan sebelum kejadian penyergapan penjahat James. Keyra meminta satu hal pada Momy....dia ingin membuat ruang untuk aktivitasnya disini di ruang ini. Awalnya Momy tidak mengerti apa yang ingin dilakukannya....lalu dia bilang pada Momy. "Hanya untuk latihan Mom...". Dia maniiiss sekali.."ucap Momy sambil membayangkan saat dulu Keyra memohon pada Momy dengan jurus pupy eyesnya.

Levin memandang wajah Momynya yang sedang memejamkan mata dengan gemas.
"Pasti istriku menggunakan jurus andalannya.."ucap Levin tiba tiba.

"Ya Momy rasa begitu. Tapi dia sangat manis sekali...
Sudah sana temui istrimu ....Momy akan melanjutkan masakan Momy..."

Levin terus menatap sosok istrinya yang sedang bersila hingga terlihatlah perutnya yang sudah sangat besar sambil memejamkan mata.

Levin menghampirinya dengan perlahan. Karena tak ingin mengganggu kegiatan istrinya dia duduk perlahan disamping istrinya dan menatapnya tanpa berkedip.

My Two Men ProtectorTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang