45.

5.1K 150 2
                                        

"AKU BILANG LEPASKAN ISTRIKU..!! "

Suara keras nan menyeramkan membuat mereka bertiga spontan melepaskan pelukannya pada Keyra.

Suara yang tentu saja sangat familiar namun baru pernah didengar oleh mereka.

Kev, Rey dan Maxy diam mematung saat melihat wajah menyeramkan Levin. Dengan rahang mengeras dan kedua tangan mengepal membuat mereka mundur teratur hingga mereka merapatkan kebelakang tubuh Keyra yang masih terduduk.

"Kak...bisa bantu kami...?"bisik Max pada Keyra yang tiba tiba berjongkok dibelakang punggung Keyra meminta perlindungan.

Tentu saja tindakan Max mengundang kedua saudara lainnya melakukan hal yang sama.

"Apa betul dia Kak Levin? Kenapa menyeramkan sekali..? "bisik Kevin

"Oh Tuhan...sungguh ini pertama kali aku melihatnya. Dan aku harap ini terakhir.. "bisik Rey

Lain halnya dengan mereka yang sedang khawatir karena nasibnya ditangan Levin. Keyra malah terlihat bahagia bisa melihat kembali wajah itu. Dia tersenyum hingga meneteskan air mata.

Sontak saja itu terlihat jelas dimata Levin. Dia berlari mendekat pada Keyra dan langsung mengusap air matanya.

"Apa ini...?"tanya Levin saat mendapati air yang keluar dari mata istrinya.
"Sudah kubilang aku tak suka melihatmu menangis.. "lanjut Levin dengan menangkup kedua pipi Keyra dan menciumi seluruh wajahnya.

"Kau baik baik saja..?"Keyra menangkup wajah Levin meraba seluruh permukaan wajahnya.

"Hmmm...kau lihat sendiri...aku ada di hadapanmu tidak terluka sedikit pun. Bahkan mereka tidak bisa menyentuhku. Jadi kau tidak perlu khawatir lagi.."

"Semuanya sudah berakhir sayang...mereka sudah ditangkap polisi dan aku pastikan mereka tidak akan bisa keluar dengan mudah. "jelas Levin dengan perasaan yang bahagia.

Ucapan Levin membuat air mata Keyra semakin tak bisa dikendalikan. Levin berkali kali mengusap air mata itu. Berkali kali juga dia mengecup kedua matanya.

"Perasaan apa ini..? " Aku begitu bahagia...apa karena suamiku kembali...apa karena perasaan dendam selama ini telah terbalaskan. Aku tak tahu... Tapi kenapa air mata ini tidak bisa berhenti..."ucap Keyra dalam hati.

Tanpa berpikir panjang dia memeluk leher Levin dengan kencangnya. Dan menumpahkan perasaannya di dalam pelukannya.

Tangis kencang Keyra begitu menyesakan dada

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Tangis kencang Keyra begitu menyesakan dada. Bahkan orang orang tersayangnya ikut merasakan harunya tangisan Keyra. Ada Fero,Jon,Uncle Moe dan Uncle Fian dibelakang mereka.
Dan tidak ketinggalan si tiga bersaudara. Entah apa yang dirasakan Keyra saat ini tapi mereka mengerti kenapa dia menangis histeris.

"Hsstt.....sayang. Aku paham dan mengerti perasaanmu tapi aku mohon padamu berhentilah menangis seperti ini. Sungguh aku begitu tersiksa.. "ucap Levin masih memeluk Keyra erat dengan mengelus punggungnya lembut.

My Two Men ProtectorTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang