Flashback on
"Non....ada telpon dibawah. Apa Non mau saya bantu turun kebawah..? "
"Siapa Bi..?"Keyra mengerutkan keningnya namun tetap melangkah turun kebawah didampingi asisten keluarganya
"Kurang tahu Non. Cuma dia bilang ingin bicara sebentar dengan nona Keyra. Penting katanya. "
"Kenapa sepi Bi. ..?"
"Tuan Levin dan Tuan Jon belum pulang Non. Para Nyonya besar masih di panti. Non Sandy masih ekskul dikampus. Tuan Kevin dan Tuan Rey ada dikamar Non.. mau saya panggilkan Non..? "
Hari ini memang Keyra tidak ikut berangkat kerja dengan suaminya. Dikarenakan sedari pagi tadi dia terus mual dan muntah muntah. Levin dan seluruh keluarga dibuat heboh hanya karena mendengar suara Keyra dibalik wastafel.
Namun karena bujukan Keyra...semua terkendali dan Levin pun akhirnya tetap bekerja walaupun dengan uring uringan tak jelas.
"Tidak usah Bi. Kalau Max mana..? "
"Oh Saya lupa Non...Tuan Maxy sedang main game diruang keluarga. Mau.. "
"Tidak usah bi...Bibi lanjutin kerja aja. Key bisa kok.. "potong Keyra lalu duduk manis didepan telpon keluarga.
Keyra mengangkat gagang telpon yang terbaring dimeja.
"Halo ..."
"Non Keyra...ini uncle Moe. "
"Uncle..."Keyra sempat terkejut mendengar siapa yang menghubunginya.
"Uncle Moe apa kau baik baik saja. ?"
"Uncle Moe dan uncle Fian sehat non. Tapi ada satu hal yang membuatku mengganggumu. Maafkan aku sayang... "
"Tidak apa apa Unc. Ceritakan saja.. "
"............."
Ada jeda lama
"Non... "
"Non Key... putriku.. .apa kau masih disitu Nak... "suara Uncle Moe terus memanggil Keyra karena setelah penjelasan panjang darinya Keyra tak bersuara.
"Uncle Moe....kenapa CIA bisa tahu diriku..? "
"Nak...jangan lupa mereka juga handal. Sangat mudah mencari data seorang Keyra putri dari Tuan Hijaya.
Nak...maafkan uncle. Tapi sungguh uncle sudah berusaha tapi mereka tetap ingin bertemu dirimu. Tenanglah....uncle sudah mempersiapkan semuanya.. "
"Ijinlah pada suamimu Levin...uncle akan menjemputmu besok pagi pagi sekali pukul 5 pagi.. "
"Baiklah..."
Flashback off.
"Max....ceritakan padaku. "ujar Levin dingin.
"K kak...aku me li hat Ka k Ke y tu run dari ka mar su dah sangat ra pi..."ucap Max dengan gagap.
Entahlah...dia merasa tatapan Levin sangat mengintimidasi dirinya.
"Kak....apa Kakak Key tidak meninggalkan pesan apapun padamu..."ucap Sandy tiba tiba penuh khawatir.
Mendengar ucapan Sandy...Levin teringat sesuatu.
"Kak....berjanjilah padaku kau akan selalu percaya padaku. Dan jangan pergi dariku.."ucapan Keyra pada saat malam sebelum tidur terngiang ngiang dalam pikirannya.
"Kenapa tidak terpikirkan olehku..."ucap Levin pada dirinya sendiri namun masih terdengar oleh keluarga yang lain.
"Kenapa Kak..? "
"Sudah aku cek semuanya tapi tak satu pun ...hanya saja aku teringat kata katanya tadi malam..."
"Tentang apa..? "Tanya Fero penasaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Two Men Protector
Mystery / Thriller''Kenapa setiap aku melihatnya, aku selalu ingin disampingnya." batin Levin "Maaf aku tidak bisa menerimamu. Kamu tahu sendiri aku adalah orang lemah yang nantinya akan merepotkanmu. Masih banyak wanita sempurna disana yang sudah menunggumu. #Keyra...
