[27]

1.9K 153 2
                                        

[Beam]
"Hei, P'Forth!!"
"P'."
"P'Forth!!"
"Ayo bangun!!"
"Hei!!"
"Bangunlah!!"

Aku terus berusaha untuk membangunkannya karena hari ini ada pameran lukisan terbarunya

Aku mendudukinya, lebih tepatnya aku tidak sepenuhnya menduduki tubuh P'Forth, aku berusaha membangunkannya yang sangat sulit membuka matanya. Tapi berkat ciumanku dipipinya, ia pun terbangun.

Ia lantas melotot terkejut melihatku tiba-tiba diatas tubuhnya

"Hei, apa yang kau lakukan padaku?" Tanyanya yang lantas menutupi dadanya itu.

"Heh, kau mengenakan baju jadi untuk apa kau menutupi dadamu dengan tanganmu itu?" Jawabku.

Ia pun lantas duduk bersandar dan aku pun sedikit berdiri dengan lututku. Lantas ku tunjukan senyum jahatku padanya.

"Hei, wajahmu sangat menyeramkan." Ketusnya.

Aku perlahan mengambil baju bagian bawahnya dan ku cengkram, perlahan ku menaikannya untuk ku lepaskan bajunya itu tetapi sepertinya P'Forth mulai terlihat terangsang padaku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku perlahan mengambil baju bagian bawahnya dan ku cengkram, perlahan ku menaikannya untuk ku lepaskan bajunya itu tetapi sepertinya P'Forth mulai terlihat terangsang padaku. Senyum jahatku semakin melebar, ia pun tersipu malu dengan pandanganku itu karena ia berpikir aku akan melakukannya lagi dengannya.

Semakin tinggi ku angkat bajunya dan juga jemariku yang ada didalam semakin ku perlembut belaianku. Dia mulai membayangkan sesuatu yang .... ya ... bisa dibilang jorok lah!! Karena apa lagi yang akan dilakukannya selain melakukannya.

Aku pun juga mendekatkan pandanganku padanya, ku majukan wajahku tepat menyentuh hidungnya itu.

"P'Forth." Ucap lembutku yang sedikit menggodanya.
"Apa kau tahu, apa yang akan dilakukan setelah ini?" Tanyaku yang tak henti menggodanya dan membuatnya semakin menggairah.

"Beam. Dirumah ada adikku. Apa kau serius?" Tanyanya yang terdengar gugup.

"Aku tidak perduli. Ada atau tidaknya adikmu dirumahmu, aku tetap akan melakukannya." Lirihku yang agak berbisik.

P'Forth tetawa kecil melihatku.

"Tapi biarkan kali ini aku yang menusukmu." Seruku yang langsung komplain padanya dan membatalkan semua yang ku lakukan.

"Ha?" Ia pun terkejut secara mendadak.

"Iya. Aku ingin melakukannya. Tapi biarkan aku yang menusukmu. Kau tidak tahu bukan rasanya ditusuk?" Seruku.

"Hoii!!" Jeritku yang terkejut karena tiba-tiba saja P'Forth membalikanku menjadi berada dibawah.

"Baik. Kalau begitu, coba hentikan aku."

Ku balikan lagi ia dibawah tetapi ku putar posisinya menjadi tengkurap. Tanannya yang terlentang itu ku tahan dengan cengkraman tanganku dan sedikit meletakan bibirku disamping kupingnya.

"Hei, Beam. Lepaskan aku." Pintanya.

"Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau mengijinkanku untuk menusukmu." Ucapku.

Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang