[Author]
Ming tengah bahagia berlari menghampiri pintu setelah ia mendengar suara bel rumahny bunyi.
Dan begitu di buka Kit berdiri didepan pintunya dan membuat Ming begitu senang.
"Ow, Kit. Kau sudah datang?" Tanya Ming.
"Um." Jawab Kit.
"Ada apa kau kemari? Aku begitu terkejut saat kau mengirim pesan bahwa kau kemari." Ujar Ming.
"Oh, aku kemari karena Peak memintaku datang." Jawab Kit.
'Bocah itu tahu saja jika aku membutuhkannya.' Batin Ming.
Dan datanglah Peak saat itu juga
"Ow, P'Kit. Masuklah." Ujar Peak pada Kit.
"Hei, P'Ming. Mengapa kau membiarkannya berdiri diluar? Dasar kau, pacar seperti apa kau ini." Ucap Peak pada Ming.
"Heh, jangan mulai mengajariku." Sahut Ming.
"Masuhlah." Ujar Ming mempersilahkan Kit masuk.
[Beam]
Sudah lama aku tidak bermain dengan kameraku, dan sudah lama pula aku tidak bermain dengan Captain.
Dan untuk hari ini ku nikmati bersa kedua hal yang membuatku bahagia itu selagi P'Forht menghilang entah kemana tanpa kabar.
Sudah puluhan pesan ku kirimkan padanya sampai aku mengomel sendiri tetapi ia juga tidak membalas satu pesan pun.
"Dimana P'Forth-mu itu?" Tanya Captain yang sedang berbaringan di atas rumput.
*Cekreeeek*
Aku memotret seekor kupu-kupu yang hinggap di bunga dan setelah itu ku jawab,,
"Entahlah. Aku sudah mengiriminya banyak sms tapi dia sama sekali tidak membalasnya." Jawabku.
"Aku tidak berpikiran buruk terhadapnya. Tapi ku rasa dia mulai mencari seorang gadis. Kau harus hati-hati."
"Ou, jika benar seperti itu. Aku harus membunuh gadis-gadis yang sudah didekatinya." Ucap jahatku sambil menghampirinya.
"Beam. Kau semakin gila." Ucap Captain.
*Cekrek*
Aku memotretnya setelah aku berada disampingnya.
"Shiiaa, jangan memotretku!!" Sebalnya.
"Ow, ini bagus. Coba kau lihat." Ujarku.
Aku lantas duduk disampingnya dan Captain pun bangkit.
"Hei, bagaimana bisa kau sebut ini bagus!! Ini sangat jelek." Ujarnya.
"Ini bagus!! Kau saja yang tidak tahu teknik seorang fotografer sepertiku." Ujarku.
"Errrr ... terserah kau saja." Captai cemberut.
Lalu ia mengambil kameraku yang masih terkalung di leherku dan melihat semua hasil jepretanku.
Dan mataku hanya terfokus pada wajahnya. Iya, wajahnya memang begitu indah dan terlihat tampan.
Tapi mengapa aku tidak bisa jatuh cinta padanya sedangkan dia bisa jatuh cinta padaku?
[Beam POV]
Wajahmu selalu mengingatkan aku pada rasa bersalahku saat aku tidak bisa membalas cintamu.
Jujur, saat itu aku benar-benar merasa bersalah saat melihat wajah sedihnya kala itu. Tapi apa dayaku, aku tidak bisa memperbaikinya.
Tapi, jika aku masih bisa memperbaikinya. Aku berjanji aku akan membawakan senyumanmu lagi, Captain.
[Author]
Ming terlihat cemberut duduk di sofa sambil memakan snacknya karena ternyata Peak tidak membantunya tetapi malah meminta Kit untuk mengajarinya mengerjakan tugas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]
Fiksi Umum[BOOK 2] #54 dalam GENERAL FICTION (November 28, 2017) 3 Part for LAST CHAPTER and 3 Part for Epilogue ?? Karakter 2 Moons milik Chiffon_Cake Main Cast : >. Phana ❤ Wayo >. Forth ❤ Beam >. Ming ❤ Kit Another Cast : 👉 Boom 👉 Captain 👉 Meme M.I.A...
![Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]](https://img.wattpad.com/cover/123106070-64-k537681.jpg)