[62]

592 105 15
                                        

[Phana POV]
Yo ....
Bertahanlah Yo!!
Kau harus baik-baik saja.
Kau harus kuat Yo.
Aku yakin kau baik-baik saja.

[Author]
Forth juga di rumah sakit yang sama, ia keluar dari suatu lorong sembari membawa sebuah kantung plastik dan melihat Phana.

"Yo, bangunlah!! Yo!!" Ucap Phana yang sangat cemas.

Forth melihat Phana sedang mengikuti tim medis yang tengah membawa Yo.

"Pha?" Ucap Forth.

Langsung saja ia sembunyikan kantung plastik itu dan segera berlari menghampiri Phana.

Yo di bawa masuk ke ruang ICU untuk di tindaklanjuti oleh dokter dan mengetahui aturan rumah sakit, Phana hanya bisa berhenti didepan ruangan bersama Look Mo saat suster menutup pintunya.

Phana dan Look Mo dalam keadaan basah kuyub, meski bajunya cukup basah tapi tetesan air sudah cukup berkurang dari pakaian mereka.

Datanglah Forth yang lantas mempertanyakan apa yang telah terjadi pada Phana.

"Pha." Sapa Forth.

"Forth." Ucap Pha.

"Ada apa ini? Apa yang terjadi? Mengapa Yo bisa ada disini?" Tanya Forth.

"Yo jatuh pingsan, krub." Jawab Look Mo yang nampak ketakutan.

"Pingsan? Bagaimana bisa?" Tanya Forth.

"Yo dihukum oleh senior kami karena Yo tidak memberi salam pada mereka, krub." Jawab Look Mo lagi.

"Shiaaaa, anak jaman sekarang gila hormat." Gumam Forth yang ikut sebal.

Phana dengan emosinya hendak ingin pergi ke kampus Yo untuk memberi pelajaran pada orang tersebut tetapi Forth mencegahnya.

"Hoi, kau mau pergi kemana?" Tanya Forth pada Phana.

"Aku harus memberi orang itu pelajaran." Ucap kesalnya Phana.

"Hei hei, Pha." Ucap Forh melerai amarah Phana.
"Dengarkan aku, Pha." Pinta Forth dan Phana mulai meredahkan emosinya.
"Pikirkan Yo dulu. Sekarang pikirkanlah keadaan Yo. Jangan pikirkan yang lain, ok. Hanya pikirkan Yo." Sambung Forth berujar.

Forth terkenal bijaksana diantara Phana dan Ming, maka dari itu Phana kini mulai tenang dan amarahnya sudah dalam kendalinya. Dan Forth lantas bertanya pada Pha, apa yang membuat Yo bisa jatuh pingsan dengan mudah.

"Katakan padaku, mengapa Yo bisa pingsan." Tanya Forth pada Look Mo dan juga Phana.

"Yo disuruh lari 10 putaran lapangan lari jarak jauh, krub." Jawab Look Mo.

"Itu biasanya di lakukan oleh Yo, kan? Bagaimana Yo bisa semudah itu pingsan?" Forth masih bertanya-tanya.

"Jadi, beberapa minggu yang lalu Yo melakukan operasi jantungnya dan ..." Jelasnya Phana yang sempat terpotong.

"Apa?" Tentu aja Forth terkejut.
"Yo operasi jantung?" Sambung Forth.
"Lalu, mengapa kau tidak memberitahu kami?" Lanjutnya yang terus bertanya.

Dan Phana pun menjelaskan semuanya yang telah terjadi pada Yo meskipun ia masih sangat marah kepada seniornya Yo itu.

Look Mo juga terkejut setelah mendengar penjelasan dari Phana mengenai teman sekelasnya itu.

Setelah panjang lebar Phana menjelaskannya, kini Phana dan Forth duduk sedangkan Look Mo duduk sendirian di bangku yang lain sembari bergemetaran menggenggami ponsel Yo yang sempat tertinggal di kantin saat Yo di bawa paksa oleh seniornya dan pada ponsel Yo pula Look Mo menghubungi Phana.

Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang