[Beam]
Setelah diantar oleh P'Forth aku pun menemui Captain dihalaman rumahku sesuai dengan pesan yang dikirimkannya.
"Heh, kemana kau selama ini? Aku mencarimu kemana-mana tapi kau tidak ada. Apa kau tega meninggalkanku?" Tanyaku yang sedikit ketus karena aku sebal.
"Beam, maafkan aku." Ucapnya.
"Aku akan memaafkanmu setelah kau memberitahuku kemana kau selama ini? hah? Ayo jawab." Pintaku mendesaknya.
"Aku, kau mengurus sesuatu beberala hari ini."
"Astaga, baby. Kau hampir saja membuatku gila karena kau tiba-tiba menghilang dariku." Aku mulak lega.
"Uh ...." Captain berdengung bingung.
"Kenapa?" Sahutku langsung.
"Kenapa kau melakukan itu?" Tanyaku berkali-kali.
"Beam. Ku mohon maafkan aku." Ucap Captain.
"Sebenarnya, ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu." Ujarnya.
Aku pun diam seketika, karena pikiranku langsung tertuju kepada kejadian beberapa minggu yang lalu.
"Aku akan pergi." Lanjut Captain.
Dan perkiraanku salah, juga ini lebih sakit daripada mengingat waktu itu. Aku tak menyangka ia bisa membuat lelucon yang tidak terlalu lucu ini.
"Huugsss ..." Tawa kecilku.
"Jangan bercanda denganku. Ini tidak lucu." Ucapku.
"Bisakah aku memelukmu sekali saja? Jika kita tidak akan bertemu lagi, setidanya aku sudah memelukmu untuk yang terakhir kali." Ujarnya yang terdengar risih di telingaku. Bukan risih karena dia akan memelukku, ada hal aneh yang membuatku risih dari ucapannya itu.
"Apa yang kau katakan?" Tanyaku.
Saat ia henda maju kedepan, aku justru mundur sambil berkata
"Aku tidak mengerti maksudmu." Ucapku.
"Jangan mengundur waktu, Beam. Aku harus pergi hari ini." Ujarnya.
"Pergi kemana?" Tanyaku.
"Pergi menemui ibuku. Aku akan tinggal dengannya di Pai."
"Pai? Bukanah itu sebuah desa? Bagaimana dengan kuliahmu." Tanyaku dan ia tidak menjawabnya.
"Um. Baiklah. Tapi apa kau tidak memikirkanku? Aku akan sendirian disini." Sambungku.
"Tidak, Beam. Kau tidak akan sendirian." Jawabnya yang begitu yakin.
"Tidak. Aku tidak akan membiarkanmu pergi." Desakku.
Tak ada yang ingin dipedebatkan lagi, Captain membalikan badannya dan berjalan perlahan menjauh dariku.
"Hei, siapa yang menyuruhmu pergi?"
"Hei, berhenti disitu."
"Apa kau tidak mendengarkanku?"
Berkali-kali aku memintanya berhenti tetapi ia tidak mendengarkanku. Terpaksa ...
Ku buka sepatuku.
Ku copot kaos kakiku.
Ku buntal.
Dan langsung ku lempar kearahnya dan mengenai kepalanya.
Saat itulah ia berhenti.
"Kau tidak boleh pergi seperti ini." Pintaku.
Captain membalikan badannya dan menunjukan senyumnya itu. Kemudian ia mengangkat setengah lengannya, dan melambai-lambai kearahku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]
Ficção Geral[BOOK 2] #54 dalam GENERAL FICTION (November 28, 2017) 3 Part for LAST CHAPTER and 3 Part for Epilogue ?? Karakter 2 Moons milik Chiffon_Cake Main Cast : >. Phana ❤ Wayo >. Forth ❤ Beam >. Ming ❤ Kit Another Cast : 👉 Boom 👉 Captain 👉 Meme M.I.A...
![Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]](https://img.wattpad.com/cover/123106070-64-k537681.jpg)