[Wayo]
Karena malam itu bangunku jadi kesiangan, dan P'Pha tidak membangunkanku sama sekali.
Ya aku terbangun dengan sangat nyenyak sekali, setelah ku duduk aku merasakan ada sesuatu yang aneh yang telah terjadi padaku semalam. Serasa nyenyakku bukanlah karena kelelahan, melainkan sesuatu yang buruk terjadi padaku.
[Wayo's Rewind]
Ditengah-tengah dansa kami, kita break sejenak karena P'Pha mengambil segelas anggur untukku dan untuknya.
Dan begitu ia kembali sembari membawa dua buah gelas anggur. Kami bersulang dan meminumnya.
"P'Pha. Apa kau punya bir?" Entah tanpaku sadari kebodohanku itu muncul seketika dan meminta bir padanya.
"Bir? Apa kau minum?" Tanyanya.
"Errr .. aku ingin minum bir. Apa kau punya?"
"Ada."
"Ambilkan aku segelas."
"Yo, minuman itu terlalu bahaya untukmu." Ujarnya menasehatiku.
"Ayolah ... segelas saja!!" Rengekku memelas.
"Baiklah, aku akan mengambilkannya. Tapi jangan minum terlalu banyak." Ujar P'Pha.
"Hmmm." Jawabku mengiyakannya.
Ia pun meletakan sejenak gelasnya dan pergi, aku menghabiskan anggue itu ketika ia pergi karena rasanya manis.
Tak lama kemudian saat baru aku ingin duduk, P'Pha datang membawa sebotol bir.
"Ow, kau sudah datang." Tanyaku.
Aku pun lantas menyodorkan gelasku padanya untuk ia menuangkan birnya itu, namun ia kembali memperingatiku.
"Yo, kau masih belum cukup umur untuk meminum ini." Ujar P'Pha.
"Aku sudah 18 tahun, P'. Jadi aku boleh meminumnya." Jawabku.
"Ayo, tuangkan itu kegelasku." Pintaku.
Lalu P'Pha membuka tutup botolnya dan setelah itu menuangkan birnya ⅓ gelas.
"Ouch, ini terlalu sedikit!! Ayo tambah lagi!!" Pintaku.
"Yo!!" Ancamnya memperingatiku.
"Oooo, ayolah!!" Aku terus merengek.
Karena tak sabar, aku merebut botol tersebut dari tangannya dan menuangkannya sendiri hingga ½ gelas.
Aku ingat saat itu aku meminumnya, lalu mabuk, dan P'Pha menggeletakanku diatas kasurnya.
Dan aku juga mengingat, aku menarik bajunya hingga membuatnya jatuh diatas tubuhku dengan begitu dekat.
Aku juga ingat beberapa percakapan antara aku dengan P'Pha yang tanpa sadar aku ucapkan.
"P'Pha." Ucapku.
"Apa kau pernah berhubungan sex dengan pria?" Tanyaku malam itu.
"Tidak." Jawabnya.
"Waktuku tidak akan lama lagi. Dan ini membuatku bingung." Ucapku yang mulai melantur.
"P'Pha." Lanjutku lagi.
"Hmm?" Jawabnya bertanya.
"Biarkan aku menjadi milikmu malam ini." Ujarku.
"Aku tidak perduli, kau menciumku atau mau berhubungan sex denganku .. aku tidak perduli, lakukanlah." Sambungku.
"Yo, apa kau ingin mecobanya?" Tanyanya.
Aku sejenak memandang matanya, lalu turun ke mulutnya, dan turun lagi ke dadanya, hingga turun lagi kebagian bawah, setelah itu kembali lagi menatapnya dan menjawab
KAMU SEDANG MEMBACA
Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]
Genel Kurgu[BOOK 2] #54 dalam GENERAL FICTION (November 28, 2017) 3 Part for LAST CHAPTER and 3 Part for Epilogue ?? Karakter 2 Moons milik Chiffon_Cake Main Cast : >. Phana ❤ Wayo >. Forth ❤ Beam >. Ming ❤ Kit Another Cast : 👉 Boom 👉 Captain 👉 Meme M.I.A...
![Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]](https://img.wattpad.com/cover/123106070-64-k537681.jpg)