[60]

624 104 24
                                        

[Phana]
*Tring*

Ku buka ponselku karena Yo mengirimku LINE.

Wayo :
Phi, aku pulang lebih awal karena aku mendapatkan telfon mendadak dari kakakku.

Wayo :
Kau tidak perlu menjemputku. Dan kau tidak perlu menghawatirkanku, aku tidak apa-apa aku baik-baik saja.

Wayo :
Aku akan menunggumu nanti malam. Sampai jumpa 😘😘

Phana :
Apa kau yakin baik-baik saja?

Wayo :
Iya. Aku baik-baik saja.

Wayo :
Semangat untukmu sayang!! 😘😚😘😚

Phana :
Ow, kau memanggilku sayang!!😳😳

Wayo :
Heh, tanganku tergelincir tadi. 😣

Phana :
Benarkah?

Phana :
Jangan lupa membuat tanganmu tegelincir lagi untuk mengetik aku sayang padamu. 💏💏

Wayo :
Dasar kau tidak tahu malu. 😡

Phana :
Benar sekali. Karena rasa "kemaluanku" sudah kau rasakan. 😍😍

Wayo :
Heh, bukan itu maksudku!! 😤😤

Wayo :
Dasar mesum!! 😬😬

Phana :
hahaha 😂😂

[Wayo]
Dan begitu aku sampai di rumahku, ku buka pintu. Dan begitu ku masuk melewati pintu, hal yang tidak terduga menimpaku.

*Bruuuk*

Sebuah kue tart menemplok memenuhi wajahku dan disusul suara

"Selamat datang!!"

Suara seorang perempuan dan laki-laki yang ku kenali. Ku singkrikan kue tart itu dari wajahku dan ku buka mataku ternyata ce Fink dan Boom tengah mengerjaiku.

"Shiaaaa ...." Sebalku.

"Selamat datang kembali dirumah!!" Seru mereka.

Hei tunggu sebentar. Aku baru saja pergi dari rumah untuk ke kampus 3 jam yang lalu, tapi mengapa mereka mengatakan itu??

Ah ... iya. Mereka sedang mempermainkanku karena seharusnya aku yang berkata seperti itu.

"Hei. Seharusnya aku yang memberi kejutan kepadakalian berdua, tapi mengapa aku yang terkena imbasnya!!" Geramku.

 Seharusnya aku yang memberi kejutan kepadakalian berdua, tapi mengapa aku yang terkena imbasnya!!" Geramku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang