[65]

596 93 14
                                        

[Kit]
Malam ini Ming menginap dirumahku. Aku duduk di kursi belajarku sambil memandangi bayangannya yang sedang mandi dibalik tirai putih kamar mandiku.

Tanpa ku sadari aku memikirkan hal-hal kotor yang tidak pernah ku pikirkan.

"Aissshh ... mengapa aku memikirkan itu." Gerutuku sendiri.

*Jleeeb*
"Shiaaaa ... kenapa lampunya mati??" Gumamku bingung.

"Kit ... kemapa airnya tidak keluar??" Tanya Ming dari dalam kamar mandiku.

"Lampunya mati, ming!!"

"Ouch, mataku perdih."

"Tunggulah sebentar, aku akan mengambilkam seember air." Ujarku.

"Errr ... cepatlah!!" Pintanya.

Ya, lampu rumahku sedang mati, dan sepertinya rumah tetangga juga redup.

Ku ciduk air di kolam renangku  dan setelah itu kembali lagi pada Ming.

"Ming, ku tarih embernya didepan pintu ya??" Ucapku.

"Errr .. masuklah. Busa shampoo-nya mengenai mataku." Jawabnya.

"Bohong."

"Aku tidak bohong."

Terpaksa sudah aku masuk membawa embernya.

Ku ambil langkah hati-hati masuk kedalam kamar mandiku.

"Ming, kau dimana?" Tanyaku.

"Aku disini." Jawabnya.

Ku coba raba-raba dan meletakan sejenak embernya. Namun saat aku merasa aku menyentuh punggungnya aku memintanya membalikan badan.

"Oh, Kit. Itu tanganmu?" Tanyanya.

"Er ... balikan badanmu"  Pintaku.

Aku lantas mengambil gayung dan beserta air didalamnya.

Dan begitu ku raba-raba karena aku tidak tahu apakah ia sudah berbalik ataukah tidak, aku lantas seperti memegang sesuatu.

"Hoi, apa ini? Mengapa ini lembek."

"Hoi, itu tanganmu?"

Ucap kami saat itu bersamaan. Setelah aku mendengar itu, aku lantas alihkan tanganku dan memarahinya.

"Shiaaaa ... mengapa itu bisa disana?" Tanya Kit yang mulai mengomel.

"Ow, bukankah kau yang menyuruhku membalikan badan?" Jawabnya.

"Lalu, kalau sudah tahu, mengapa kau tidak melepaskan tanganmu?" Sambungnya bertanya.

"Oooohhh ... apa kau sengaja ingin memegangnya?" Lanjutnya yang terus berseru. "Kalau begitu peganglah. Ayo pegang. Aku mau."

"Sialan. Dasar mesum!!" Celetuku yang tidak bisa berkata apa-apa lagi.

*Jleb*
Dan lampu kembali menyala, aku sontak terkejut begitu melihat Ming telanjang bulat didepan mataku.

"Kenapa? Kenapa kau melototiku?" Tanya Ming.
"Oooohh .. apa kau menyukai bentuk tubuhku?" Serunya lagi.

Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang