*Chup*
Dengan cepat Ming menempelkan bibirnya di bibir Kit. Setelah itu ia mundur lagi.
Dan dengan senang Ming berlari menjauh, menyebrang jalan sebelum Kit mengomelinya.
"Hei, dasar kau!" Sebalnya Kit.
Ming sejenak berhenti di tangah jalan dan menengok pada Kit lagi.
"Kit." Ucap Ming memanggil Kit.
"Apa lagi?" Jawab Kit.
"Maaf!!" Ucap Ming pada Kit.
Mobil berbelok dengan tajam di belokan dan tidak bisa dikendalikan .....
*Brak*
Sehingga langsung menabrak Ming yang tak bisa lari dari tempat karena ia merasa bahwa ada yang menahan kakinya.
Ming yang terpelanting diatas mobil tersebut lantas teringat akan suatu kejadian ...
[Flashback]
"MING!!!!"
Ming terpergok sang ayah ketika memeluk Kit kala itu di dapur.
Beberapa saat setelah itu, Ming di tanyai oleh sang ayah yang terlihat begitu emosi sedangkan Kit sudah pulang karena Ming memintanya. Dan ibu tirinya juga berkumpul dengan Peak menyaksikan agrumen antara anak dan ayah.
"Apa kau menyukai pemuda itu?" Tanya sang ayah.
"Iya, ayah." Jawab Ming.
"Ming, aku tidak ingin berdebat ataupun bertengkar dan bahkan mempersulit dirimu. Tapi bisakah ayah memohon padamu ...... untuk tidak berhubungan lagi dengannya?" Ujarnya sang ayah memohon dengan lembut dan pelan.
"Ming menyukai Kit. Ming mencintai Kit. Ming menyayangi Kit." Ucap Ming yang agak emosional.
"Ming, keluarga kita keluarga kristiani. Kau sudah mempelajarinya dan kau sudah tahu larangannya."
"Tapi Ming benar-benar mencintainya."
"MING!!" Bentak sang ayah.
"Sayang!!" Ucap ibu tiri Ming menenangkan sang suaminya.
"Kenapa, ayah?" Ming balik membentak sambil berdiri.
"Malu?" Tanya Ming.
"Jika kau malu, untuk apa aku masih di tanganmu? Seharusnya kau usir aku sejak dulu, sejak kau memarahiku karena kau menikah dengannya." Ming mengungkit masa lalunya.
"CUKUP MING!!" Bentak sang ayah.
"Sampai saat ini kau masih belum mengerti tentang perasaanku, ayah." Ucap Ming.
"Andaikan saja ibuku masih ada. Ibu pasti mendukung semua keputusanku, apa yang aku lakukan, apa yang aku inginkan, semua pasti ia dukung." Lanjutnya dengan wajah sedih.
"Ming, aku ayahmu. Kau adalah darah dagingku, ayah berhak ...."
Tiba-tiba saja sang ayah memegang dadanya dan mulai sesak nafas.
"Sayang!!" Ucap sang istri.
"Ayah ..." Susul Peak.
"Ayah ..." Susul pula Ming secara bersamaan.
[Flashback Off]
[Ming POV]
Kit. Maafkan aku ya?
Aku tidak bisa mengatakannya padamu.
Hatiku sangat sakit begitu aku membuka mulutku untuk mengatakannya.
Aku tidak cukup kuat untuk mengatakannya.
Apa lagi ....
Aku tidak cukup kuat untuk melihatmu jika kau harus pergi meninggalkanku.
*Bruk* Suara hantaman tubuh Ming dengan aspal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]
Ficción General[BOOK 2] #54 dalam GENERAL FICTION (November 28, 2017) 3 Part for LAST CHAPTER and 3 Part for Epilogue ?? Karakter 2 Moons milik Chiffon_Cake Main Cast : >. Phana ❤ Wayo >. Forth ❤ Beam >. Ming ❤ Kit Another Cast : 👉 Boom 👉 Captain 👉 Meme M.I.A...
![Sad Story - Happy Ending [Book 2] & [Book 3]](https://img.wattpad.com/cover/123106070-64-k537681.jpg)