Dea profil
" Tal.. bangun.. lo kenapa? " aku berusaha membangunkan Talia yang pingsan entah kenapa
Talia membuka mata dan melihat ke arahku, mamanya dan papanya serta tante Diany dan tak lupa juga ada Reyhan sedang berusaha membangunkannya juga....
Talia duduk pelan.." ni " aku menyodorkan segelas air, Talia minum...
" kamu lapar? " tanya mamanya...
Talia diam.. aku tau dia sok jaim. Dasar ni anak.." itu mumpung masih ada sop di depan. Mau mama ambilin gak? " tawar mamanya lagi...
Aku melihat Talia seolah dia sangat menginginkan makanan itu...
Tapi kalimat itu tidak keluar dari mulut nya.. yang keluar malah....
" enggak ma.. aku gak lapar.. aku pingin tidur aja" tolak Talia..
Bodoh... ni anak emang bodoh.. jelas jelas dia kelihatan sangat kelaparan, tapi demi menjaga imej dia harus pura pura gak kelaparan...
Tau gak? Kadang aku ingin menjadikannya anak kecil yang gak punya malu atau sok jaga imej di depan orang yang disukai.. tapi apadayalah.." udahlah tante beliin aja.. dia sok sok malu tu.. " sanggah ku..
Talia cuma diam.. mamanya geleng geleng kepala dan pergi keluar kamar...
Semua orang ikut keluar kamar dan Reyhan juga mengikutiku dari belakang.. kini Talia sendiri di kamar...
" AAAAHHHHH " teriak Talia histeris...
Reyhan langsung berlari menuju kamar Talia dengan aku di belakangnya
Brak
Pintu kamar kebuka.. Reyhan berdiri di depan kamar Talia dengan wajah panik dan mendekat..
" TIDAAKK... SANA.. JANGAN SAKITI GUE... PERGII " Talia teriak.. Reyhan masih berusaha menenangkannya.. namun Talia marah dan mengusirnya dan sangat ketakutan padanya.. aku jadi heran dengan sifat Talia..
" tal.. tenang " kata Reyhan...
Talia masih berontak.. dia ninju pipi Reyhan hingga bibirnya berdarah..
Aku dan yang lainnya masuk..
" Tal.. lo kenapa? " tanya ku sambil duduk di samping Talia yang sudah sangat ketakutan..
" De.. dia.. dia mau membully gue.. Yoga.. Yoga jahat... De.. usir dia.. gue benci dia.. Deaa.. " kata Talia masih ketakutan dan sembunyi di belakang ku sambil menunjuk Reyhan..
Aku melihat ke arah Reyhan yang sedang kebingungan
Reyhan tampak bingung dengan apa yang Talia katakan...
" Yo-Yoga? " tanya ku lagi..
Talia mengangguk..
" Tal.. dia Reyhan.. bukan Yoga... sadar Tal.. lo kenapa jadi begini? " tanya ku sambil menggoyang goyangkan bahu Talia..
" Dea... usir dia.. Dea... gue gak mau.. DEAAAA dia jahat.. dia anak kurang ajar.. Deaaa " teriak Talia
Plak
Aku menampar Talia.. Talia terdiam dan menangis..
" tenang tal.. Yoga gak ada disini.. itu Reyhan.. pacarlo " kataku..
Talia menatap Reyhan dan menangis...
" tante sama om bisa keluar dulu? Aku akan jelaskan nanti" kataku pada mama dan papanya Talia...
Talia.. saat kedua orangtuanya dulu berangkat ke luar negri.. dia tinggal denganku sebelum tante Diany datang merawatnya...
Talia dulu sering di bully... terutama sama yang namanya Yoga.. dia pernah hampir melakukan tindakan buruk pada Talia.. andai saja waktu itu aku gak datang di saat yang tepat.. mungkin Talia sudah diinjak injak harga dirinya.....
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjalanan Hidup TALIA
فكاهةPunya pacar, awalnya cuma sebagai taruhan, ntah kenapa secara perlahaan timbul rasa yang nyata dan sebenarnya ada.