Cuti

1.2K 90 0
                                        

Tri di berikan cuti tiga hari sebelum menikah dan dua minggu setelah menikah. Sekarang acara sudah di siapkan di rumahnya Tony. Seluruh rumah lelaki ini di hiasi dengan pernak-pernik cinta seperti balon, rumbai-rumbai dsb.

Tri sudah di haruskan untuk berada di rumahnya Tony sehari sebelum menikah, ibunya Tri menemani anaknya itu di dalam rumah cukup besar milik Tony yang berlantai dua dengan kolam renang di bagian belakang rumah dan ada taman samping juga belakang rumah ini sehingga rumah ini sangat cocok untuk menjamu tamu undangan yang rata-rata hanya keluarga, teman dekat dan rekan kerja.

Tony bekerja sama dengan Giri, si polisi kece kota Bogor tersebut untuk menyisir rumah mereka dan juga ikut mengawasi jalannya acara pernikahan. Giri tidak mau kecolongan lagi, ia juga mengeluarkan pengawal pribadi terbaik milik perusahaannya untuk membantu.

Sebenarnya para teman bisa membantu, hanya saja Tony memfokuskan pada barisan dari kepolisian Bogor dan juga pengawasan dari anggota pengawal pribadi perusahaannya saja.

Hari sabtu pagi, semua orang di rumahnya Tony baru mau sarapan pagi. Tony dan Tri hari Jum'at sudah resmi menjadi sepasang suami istri. Keduanya terlihat masih canggung dalam bersikap. Sekamar sih belum, karena Tony masih mejaga perasaan dari Tri dan juga keluarganya wanita yang sudah menjadi istrinya ini.

Tri terlihat merona setiap kali berpapasan dengan suaminya yang keren di koridor atas rumah suaminya ini ketika lelaki itu ingin tidur ataupun turun ke ruang makan seperti saat ini.

Dokter Puspa sudah duluan bangun dan masak di bawah membantu mbak Ayu juga kedua kakak perempuannya Tony. Ami dan Aci. Tri di biarkan tertidur sampai jam 6 pagi karena kelelahan kemarin mengikuti acara peresmian pasangan menikah tersebut.

Tony keluar dengan pakaian santai terlihat sangat jantan dan kaos lengan panjang pressbody warna hitam dan celana panjang putih yang ternyata membungkus erat kedua kaki panjang berotot lelaki tersebut. Mata Tri langsung tertuju pada bagian depan celana Tony yang mengembung. Pipi Tri merah padam.

"Trang..? Apa kamu suka dengan yang kamu lihat ini?" suara Tony sangat serak dan segera menghampiri istrinya yang sangat manis di pagi hari. Koridor kamar Tony memang di sebelah kiri sedangkan Tri tidur di sebelah kanan. Kedua kaki Tony melebar demi menegaskan tubuh kerennya yang menonjol di pagi hari.

"Akang..?!" seru Tri menutupi wajahnya yang panas. Tony terkekeh dan menarik pinggang istrinya lalu mendorong wanita tersebut di dinding koridor.

"Hmm.. bau kamu harum sekali Trang.." gumam Tony di rambutnya Tri yang lembab karena habis mandi. Tubuh jantan lelaki ini merespon dengan sangat cepat ketika bersentuhan dengan tubuhnya Tri.

Tri mengerang karena perutnya merasa geli dan ada segerombolan kupu-kupu terbang di dalam perutnya ini.

Tony menarik tangan yang menutupi wajah istrinya dengan lembut.

"Hei.. jangan malu Trang.. kamu sudah menjadi istriku. Bagaimana nanti ketika melihat aku tanpa pakaian dan sangat seksi. Pasti kamu masuk ke dalam selimut dan menggigil." papar Tony sembari terkekeh.

"Ighhh.. akang ini.. ternyata suka mengolok saya ya.." Tri memukul-mukul bahu suaminya yang kekar itu bercanda.

Tony tertawa senang karena bisa bercanda lepas bersama wanita yang sudah sah menjadi istrinya ini. Program pembuatan anak tidak bisa di lakukan karena Tony sibuk dan tidak mau Tri langsung mengandung sebelum menikah. So, program anak akan berlangsung besok lusa dengan cara alami ataupun dengan cara bantuan melalui proses inseminasi seperti yang ingin di lakukan oleh Tri.

"Loh.. benarkan.. tidak mungkin aku tidur dengan baju tebal terus. Aku ini pria berdarah panas. Kamu akan melihat aku selalu tidur tidak memakai baju. Nah, biar sirkulasi darah berjalan lancar ke tubuh kerenku ini." ucap Tony sombong.

BABY... FOR YOU? {Geng Rempong : 7}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang