Chapter 16. What's wrong?

95 8 0
                                        

Vote😘
.
.
.
.
.

***A***

At Waster's House
05.30

Tiffany mengerjabkan matanya pelan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tiffany mengerjabkan matanya pelan.

Bukan untuk menyesuaikan dengan silaunya mentari pagi, karena pada kenyataannya ia terbangun disaat jam masih menunjukan pukul lima dini hari.

Ia mensyukuri itu, namun juga tidak mensyukurinya disaat yang bersamaan.

Ia mensyukurinya karena biasanya ia selalu terbangun ketika cahaya matahari sudah menembus tirai jendelanya. Dan ia tidak mensyukurinya karena waktu tidurnya hari ini sangat minim.

Dirinya baru tertidur saat pukul tiga dan itu artinya ia hanya tidur selama dua jam.

Perlahan Tiffany mendudukkan tubuhnya dan tak butuh berapa lama untuk merasakan pusing dikepalanya.

Ia menghela nafas pelan.

"Apa harus seperti ini?" tanya Tiffany entah kepada siapa. "Pria itu pergi, lalu apa salahnya? Ia hanya pergi, dan mengabaikanku. Itu keputusannya."

"Toh dia bukan siapa siapamu, Stephanya Xiu Waster." ucapnya lalu menertawakan diri sendiri.

"Ya. Meskipun dia pergi dan mengabaikanmu, tetapi dia hanya orang yang dipercayakan ayahmu untuk menjagamu. Lalu disaat usiamu sudah 25 tahun, apakah ada alasan pria itu tetap bersamamu? Nothing." Ucap Tiffany lagi lagi pada dirinya sendiri.

Tiffany terdiam sesaat, benaknya seolah meneriakkan sesuatu.

'Tapi aku menyukainya'.

Seketika dirinya kembali mengingat apa yang ia katakan kepada Ryan semalam.

Shit!!

"Aarrrgghh!! Kau sungguh kekananakan Tiffany! Menyukai heh!?? Bisa bisanya kau berkata seperti itu!?" teriak Tiffany frustasi sambil mengacak acak rambutnya.

"Mau kutaruh dimana muka ku kalau pria itu kembali nanti?" ujarnya sedih.

"Tidak. Pria itu tidak akan kembali. Lebih baik jika dia tidak pernah kembali." umpat Tiffany.

***A***

***A***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ANGUSTIAS [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang