Langkah Ferguso membawanya menuju kedalam sebuah ruangan yang rutin ia kunjungi setiap hari dan bahkan setiap Ryan membutuhkannya.
Seperti kegiatannya selama beberapa tahun terakhir, kali ini pun dirinya akan kembali memberikan laporan tentang aktivitas terbaru seorang wanita yang sangat berarti bagi bosnya itu.
"Kau terlambat lima menit, Ferguso."
Bahkan saking berartinya, terlambat lima menit saja membuat Ferguso mendapatkan teguran dari pria yang saat ini sedang duduk di kursi singgasananya.
Ah, dan jangan lupa dengan tatapan tajamnya.
Baik. Ferguso telah melakukan kesalahan besar kali ini.
"Maafkan saya, tuan"
"Katakan" ucap Ryan cepat.
"Nona Tiffany terlihat di Bandara hari ini bersama tunangannya, Jean Westly. Dari pantauan kami, nona Tiffany mengambil penerbangan ke California."
Ryan mengangguk mengerti dengan penjelasan yang padat dan jelas dari Ferguso.
Tapi,
"Bisakah kau tidak menyebutnya lebih jelas dengan kata 'tunangan'?"
Itu bukan pertanyaan, tapi pernyataan.
"Maaf tuan" ucap Ferguso cepat. "Tapi ada satu hal yang mengejutkan" lanjutnya.
"Apa itu?"
"Sehari sebelum kepulangannya, nona Tiffany terlihat berada di Gedung rahasia milik Reszrey Company yang ada di Virginia."
Dahi Ryan mengerut, "Apa lagi yang kau dapatkan tentang hal itu?"
"Kami menduga jika nona Tiffany sedang bertugas karena terlihat juga beberapa anggota berseragam FBI, namun yang tidak kami mengerti adalah keberadaan Jean Westly di tempat itu."
"Apa kau sudah memeriksa CCTV nya?"
"Itu sulit, tuan. Mengingat CCTV gedung itu hanya bisa dipantau langsung dari ruang kerja milik bos besar"
Ryan mengumpat dalam hati.
Tidak ia sangka harus mengunjungi tempat yang ia tinggalkan setelah sekian lama hanya untuk menelusuri seorang Jean Westly.
Tapi bagaimanapun, mau tak mau dirinya harus melakukan itu.
Karena saat ini, dirinya sedang mencurigai satu hal.
***A***
At Westly's Mansion
Oakland, California
Tiffany keluar dari mobil setelah Jean membukakan pintu untuknya.
Tak cukup sampai disitu, Jean juga meraih tangan Tiffany dengan alasan jika tidak seperti itu Tiffany bisa saja hilang.
"Nanti kau hilang, cantik"
Seperti itu katanya.
Sedangkan Tiffany hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar alasan tak bermutu pria itu.
Berbeda dengan Jean maupun Tiffany yang tampak santai memasuki mansion itu, Diva justru menyambut kedatangan mereka dengan raut wajah khawatir.
Dengan cepat Diva memeluk Jean hingga membuat tangan Jean harus melepaskan tangan Tiffany.
"Syukurlah kau kembali, nak. Ibu sangat mengkhawatirkan mu setelah mendapat berita itu"
Dahi Jean mengerut dan melepaskan pelukan Diva, "Berita?"
"Iya, berita bahwa kau tertangkap karena kasus narkoba"
Jean menghembuskan nafasnya kasar. "Media itu cepat tanggap sekali kalau mencari berita yang menjatuhkan orang lain"
KAMU SEDANG MEMBACA
ANGUSTIAS [END]
Ficción GeneralKehidupan Delora Angustias Wyanet yang menyedihkan membuat dirinya berusaha untuk hidup lebih baik sebagai sosok yang baru. Sayangnya, masa lalu sang ibu seolah terus menjadi sumber utama dalam setiap kesedihan yang ia alami. Bahkan, dalam perjalana...
![ANGUSTIAS [END]](https://img.wattpad.com/cover/159229034-64-k595402.jpg)