At AMt Corp.
BRAK!
"Atthar kau harus bertanggung jawab!"
Rennaya dan Atthar menoleh kearah Tiffany yang masuk ke ruangan itu tiba-tiba.
Seketika membuat suasana canggung menyelimuti ruangan itu.
Tiffany menatap dua pasangan yang sama terkejutnya dengan dirinya.
"Aku akan pergi sekarang."
Atthar menahan tangan Rennaya yang sudah berdiri dari duduknya. "Tidak. Kau tetap disini, Rennaya"
"Tiffany, apa maksudmu dengan bertanggung jawab, hah?" lanjut Atthar.
"Aku.. Aku hamil.."
"Apa?"
"Iya! aku hamil Atthar, ini semua karena kau-"
"Sepertinya pembicaraan kalian penting. Aku tidak mau mengganggu waktu kalian." Ucap Rennaya.
Rennaya melepaskan tangan Atthar dengan paksa dan pergi dari ruangan itu. Meninggalkan Atthar yang terdiam setelah mendengarkan ucapan Tiffanny.
Selepas keluarnya Rennaya, Atthar menatap tajam kearah Tiffany yang menurutnya, membuat masalah nya yang sudah rumit bersama Rennaya menjadi lebih rumit.
"Tidak bisakah kau menjelaskan sesuatu tepat pada intinya?"
"Aku sudah mengatakan intinya, Atthar. Aku hamil! Itu intinya."
"Jika kau berbicara padaku, itu bukan intinya Tiffany. Katakan saja itu kepada orang yang menghamilimu!"
"Tapi aku hamil karena kau, Atthar!"
"Yang menidurimu adalah orang yang membuatmu hamil. Apakah kau tidak pernah mempelajarinya semasa sekolah?"
"For your information, aku adalah siswa yang selalu mendapatkan penghargaan semasa sekolah karena kecerdasanku."
"Itu semua percuma jika kau tidak bisa mengatur kalimatmu dengan baik."
"Oke, aku akan selalu kalah jika berdebat denganmu. Kau memang tidak meniduriku, tapi kau membiarkan brengsek itu meniduriku!"
"Bukan aku, tapi kau sendiri."
"Aku sedang tidak sadar waktu itu, kau sebagai sahabatku seharusnya bisa membantuku menghentikan pria itu kan!"
"Lebih tepatnya adalah, aku membantunya menghentikan mu. Jika kau lupa, aku akan mengingatkanmu. Bukan dia yang memaksamu tapi kau yang memaksanya."
Bohong, pria ini jelas berbohong. Sudah jelas Atthar mengatakan waktu itu jika dia pulang lebih dulu. Atthar pasti tidak tahu kronologinya seperti apa. Yakin Tiffany.
Tiffany ingin memotong ucapan Atthar namun Atthar terus berbicara.
"Dan asal kau tahu, semua pria normal akan merelakan tubuhnya disentuh jika seorang wanita memaksanya. Sekarang kau mengerti?"
"Atthar,"
"Lagipula apa salahnya? Bulan depan kau akan menikah dengan dia. Itu bagus kan, kalian akan menikah dan sebentar lagi memiliki anak. Kalian akan hidup bahagia."
"Hidup bahagia dengan monster seperti Jean Westly!?"
"Monster itulah yang akan menjadi ayah dari anakmu. Kalau kau terus mengatainya monster, anakmu akan menjadi monster juga nanti."
"Sialan kau!"
Memang salahnya telah memancing emosi Atthar dengan datang disaat Rennaya sedang ada dalam ruangan ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANGUSTIAS [END]
General FictionKehidupan Delora Angustias Wyanet yang menyedihkan membuat dirinya berusaha untuk hidup lebih baik sebagai sosok yang baru. Sayangnya, masa lalu sang ibu seolah terus menjadi sumber utama dalam setiap kesedihan yang ia alami. Bahkan, dalam perjalana...
![ANGUSTIAS [END]](https://img.wattpad.com/cover/159229034-64-k595402.jpg)