"Tiga tahun kau mengelabuiku, cantik" bisik Jean tepat di telinga Tiffany.
Satu hal yang lebih menarik perhatian Tiffany saat ini adalah, fakta bahwa pria yang semakin mengeratkan pelukannya itu telah menjadi Jean dengan sosok yang lain lagi.
***A***
Beberapa detik berlalu dan Jean masih memeluk tubuh Tiffany. Sedangkan Tiffany tak menemukan sepatah kata pun untuk dikatakan. Ia masih shock dengan keberadaan Jean sebagai target tim Eagle.
Ah, tim Eagle!
"Angkat tangan!" Teriak seorang pria. Tanpa berbalik pun Tiffany tahu itu adalah suara ketua tim Eagle.
Perlahan Jean melepaskan pelukannya lalu kemudian mengangkat tangannya sesuai yang diperintahkan.
Karena itu, Tiffany pun terbebas dari kungkungan Jean. Sekarang dapat dilihatnya diberbagai arah, para anggota Tim Eagle telah siap dengan menodongkan senjata kearah target.
Semua berlalu begitu cepat. Bahkan dirinya tak sadar ketika Jean telah ditarik paksa oleh dua orang disisi kanan dan kirinya.
"Terimakasih nona Waster, bekerjasama denganmu memang keputusan yang tepat." ujar ketua tim Eagle yang tak mendapatkan respon apapun dari Tiffany.
Bagaimana tidak, tatapan Tiffany hanya tertuju pada sosok yang kini dijaga dengan ketat itu agar tak melarikan diri.
"Jean, apa yang kau lakukan" lirihnya.
***A***
At Westly's Mansion
Oakland, California
Seorang pria tampak berjalan dengan cepat setelah keluar dari dalam mobil yang membawanya ke rumah sang pemimpin perusahaan.
Suatu keberuntungan ketika tak lama setelah memasuki rumah itu, ibu dari sang pimpinan langsung menyambut kedatangannya.
"Mark, kenapa wajahmu seperti itu? Apa ada masalah? Dimana Jean?" tanya Diva bertubi-tubi tatkala melihat ekspresi Mark yang tidak biasanya.
Sejujurnya sedikit sulit bagi Mark untuk menjelaskan apa yang terjadi mengingat nafasnya masih sedikit ngosngosan akibat gerakan yang ia lakukan sejak tadi.
"Tuan Jean dalam masalah nyonya"
"Apa maksudmu, katakan dengan jelas Mark" tuntut Diva
"Ada apa ini?" tanya Jeanna yang baru saja pulang merasa bingung dengan percakapan tak biasa antara mommu dan pria yang ia ketahui sebagai sekretaris sang kakak itu.
"Begini, siang tadi Pak Jean berkata akan pergi ke suatu tempat yang ia katakan sebagai urusan pribadi. Karena itulah aku tak pergi bersamanya. Tetapi beberapa saat lalu aku mendapat kabar bahwa Pak Jean ditangkap oleh pihak kepolisian Virginia"
"Virginia!?" Ujar Diva dan Jeanna bersamaan.
"Jean bukan anak yang seperti itu, dia bukan penjahat yang harus ditangkap. Memang apa kesalahannya?" ucap Diva yang menyiratkan kekhawatiran yang besar akan kondisi sang putra.
Berbeda dengan Jeanna yang justru terdiam dan mencoba mencerna apa yang terjadi.
"Saya pun beranggapan seperti itu. Pak Jean orang baik yang tidak mungkin berbuat hal kriminal"
"Ikut aku." ucap Jeanna tiba-tiba.
***A***
Jeanna telah berada di ruang kerja kakaknya bersama Mark.
Dengan gerakkan anggunnya, Jeanna menduduki kursi kerja yang biasa digunakan oleh Jean.
Tidak, dia tidak berusaha memanfaatkan ketiadaan kakaknya untuk mengambil posisi itu. Dirinya hanya ingin melakukan sesuatu yang dirasanya memang perlu dilakukan di saat genting seperti saat ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANGUSTIAS [END]
Genel KurguKehidupan Delora Angustias Wyanet yang menyedihkan membuat dirinya berusaha untuk hidup lebih baik sebagai sosok yang baru. Sayangnya, masa lalu sang ibu seolah terus menjadi sumber utama dalam setiap kesedihan yang ia alami. Bahkan, dalam perjalana...
![ANGUSTIAS [END]](https://img.wattpad.com/cover/159229034-64-k595402.jpg)