Chapter 26. Fault

72 8 1
                                        

At FBI Academy.
Quantico, Virginia.

"Ribuan pendaftar telah mengajukan formulirnya dan kami hanya menerima dua persen dari keseluruhan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ribuan pendaftar telah mengajukan formulirnya dan kami hanya menerima dua persen dari keseluruhan. Maka dari itu, keseriusan dan ketekunan kalian dalam pelatihan ini wajib ditingkatkan mengingat kalian adalah orang terpilih yang diyakini memiliki keahlian. Sekali lagi, selamat datang di FBI Academy!"

Riuh tepuk tangan terdengar memenuhi ruangan itu setelah salah seorang pria bertubuh tinggi dan tegap menyambut kedatangan para anggota pelatihan dengan sepatah-dua patah katanya.

Salah satu yang memberikan tepuk tangannya adalah Tiffany yang kini berdiri diantara barisan para anggota pelatihan.

Di hari pertama pelatihan mereka akan dimulai dengan pengenalan terlebih dahulu. Baik itu antar anggota pelatihan, dengan para pelatih, pengenalan tempat maupun pengenalan situasi.

Pengenalan situasi adalah aspek yang paling penting karena bagaimanapun tempatnya berada sekarang bukanlah tempat biasa karena menuntut kedisiplinan yang tinggi.

Bagi Tiffany, itu adalah tantangan baru.

Senyum yang menghiasi wajahnya menggambarkan bagaimana perasaan hatinya saat ini. Sesuatu yang ia inginkan sejak lama, perlahan mulai ia tapaki.

Dan terpenting adalah, hingga tiga tahun kedepan ia memiliki kesempatan untuk melupakan sejenak semua beban dalam dirinya.

***A***

At Reszrey's Mansion
San Diego, California.

"Apa kau sudah memastikannya?"

"Ya, tuan."

Ryan mengangguk pelan setelah mendengar laporan dari Ferguso. Laporan tentang Tiffany memang bak menjadi rutinitas Ferguso setiap hari. Dan itu sudah berlangsung sejak lama.

Tiffany sudah menjalani pelatihan di FBI Academy. Itulah kesimpulannya.

"Baiklah. Kau bisa keluar."

Tak menunggu waktu lama, Ferguso segera keluar dari ruangan itu. Meninggalkan Ryan yang masih berdiri menghadap kearah jendela yang menampakkan situasi kota California dimalam hari.

Masih jelas diingatannya ketika beberapa hari yang lalu Jean Westly mendatanginya secara tiba-tiba. Yang mengejutkan adalah, bagaimana pria itu mengetahui keberadaannya saat ini.

Dirinya memang berada di San Diego sejak meninggalkan rumah Tiffany. Ia tak pergi ke wilayah perang sama sekali. Itu hanyalah alasan palsu yang ia katakan kepada Tiffany.

Kembali lagi soal Jean, satu hal yang terus mengganggu pikirannya adalah fakta bahwa pria itu bahkan mengetahui nama aslinya.

Ryan Reszrey.

Tak ada siapapun yang mengetahui nama itu. Semua orang hanya mengenalnya sebagai Jendral Ryan.

Ya, tak ada siapapun. Kecuali Ferguso, dan pria yang saat ini telah lama tak ditemuinya.

ANGUSTIAS [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang